خبرگزاری شبستان

السبت ١٠ صفر ١٤٤٠

Saturday, October 20, 2018

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini
SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam. ۱۳۹۷/۷/۱۳ - ۱۱:۱۶
Dengan Memiliki Al-Qur’an dan Ahlul Bait as, Tidak Ada Lagi yang Dibutuhkan
SHABESTAN – Sementara kita dengan adanya Al-Qur’an dan Ahlul Bait as tidak akan butuh pada apa-apa lagi. Selain itu barang siapa yang mampu menentang hawa nafsunya maka akan menemukan kemajuan. ۱۳۹۶/۱۲/۲۵ - ۲۲:۵۵
Ayat-ayat Al-Qur’an yang Turun untuk Ahlul Bait as
SHABESTAN – Dalam Al-Qur’an terdapat banyak ayat-ayat yang turun untuk Ahlul Bait as, di antara ayat-ayat tersebut ialah ayat Mubahalah, ayat Mawaddah dan ayat dari surat An-Nuur di atas. ۱۳۹۶/۱۱/۲۹ - ۲۳:۳۵
Meraih “Sirathal Mustaqim” dengan Mengikuti Qur’an dan Ahlul Bait as
SHABESTAN – Orang mukmin yang hakiki melalui ilmu Islam yang hakiki ia akan mendapatkan sirathal mustaqim, dan pada akhirnya dengan amal saleh dan hidayah Ilahi ia akan mencapai derajat kemanusiaan yang tinggi, dan untuk meraih semua ini ialah mengikuti secara sempurna Al-Qur’an dan Ahlul Bait as. ۱۳۹۶/۹/۱۱ - ۱۹:۱۴
Keadaan Ahlul Bait as setelah Wafatnya Rasulullah saww
SHABESTAN – Namun apa yang terjadi setelah wafatnya Rasulullah saww, dimana Ahlul Bait as tidak dihormati, diasingkan, ditawan bahkan diperangi. Hal ini bukanlah kebetulan semata akan tetapi ini adalah suatu pemikiran dan akidah yang telah terjangkit penyakit dan ini tidak hanya terbatas pada saat itu saja. ۱۳۹۶/۸/۲۷ - ۱۳:۵۱
Menjaga Ketakwaan dengan Ayat-Ayat Ilahi
SHABESTAN – Jalan terbaik untuk menjaga ketakwaan kepada Allah swt dan lingkungan yang akrab dengan Al-Qur’an ialah dengan menjaga ayat-ayat Ilahi. ۱۳۹۶/۷/۲۶ - ۲۱:۳۷
Al-Qur’an dan Ahlul Bait as, Faktor Kemajuan dan Kebahagiaan
SHABESTAN – Kelemahan terbesar yang dimiliki manusia ialah hawa nafsu, karena hawa nafsu dalam diri manusia bagaikan sebuah berhala yang dapat menyesatkan manusia dari penghambaan kepada Allah swt dan jalan kebahagiaan, sehingga dikatakan bahwasanya akar dari penyembahaan berhala ialah hawa nafsu. ۱۳۹۶/۷/۲۲ - ۱۴:۵۲