خبرگزاری شبستان

الأحد ١٠ ذو القعدة ١٤٣٩

Sunday, July 22, 2018

Washington Perlukan Biaya 21 Juta Dolar Bangun Kedubes di Yerusalem
SHABESTAN — Untuk menyempurnakan pembangunan, kedutaan besar Amerika Serikat di Yerusalem memerlukan biaya lebih dari 21 juta dolar. ۱۳۹۷/۴/۲۸ - ۱۳:۱۷
Israel Siapkan RUU Segregasi Yahudi dan Arab
SHABESTAN — Partai berkuasa Israel, Likud sedang berupaya meloloskan undang-undang segregasi Yahudi dan Arab. RUU ini mendapat kecaman banyak pihak karena dinilai bertentangan dengan nilai demokratis. ۱۳۹۷/۴/۲۷ - ۲۳:۰۸
Musabaqah Al-Quran “Al-Aqsha” Dimulai
SHABESTAN — Pihak Kementerian Wakaf Palestina mengumumkan bahwa lomba hafalan dan tafsir Al-Quran untuk kalangan dalam negeri dengan nama “Al-Aqsha” telah dimulai. ۱۳۹۷/۴/۲۶ - ۲۲:۰۱
Deal of The Century Tidak akan Pernah Terwujud
SHABESTAN — Rahbar Revolusi Islam Iran Ayatullah Khamenei menggelar pertemuan dengan para pegawai dan pengurus jamaah haji Republik Islam Iran. ۱۳۹۷/۴/۲۶ - ۰۷:۰۵
Menteri Israel Meminta Supaya Para Pemimpin Hamas Diteror
SHABESTAN — Mantan menteri perang Israel menuntut supaya seluruh pemimpin Hamas diteror. ۱۳۹۷/۴/۲۵ - ۲۱:۴۳
Arab Dilaporkan Desak Abbas Terima Kesepakatan Damai Trump
SHABESTAN — Sejumlah negara Arab telah menekan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas agar dia menerima kesepakatan damai abad ini Donald Trump. Demikian laporan Quds Net News. ۱۳۹۷/۴/۲۴ - ۲۲:۴۹
Perselisihan Menteri Perang dan Para Komandan Israel Meningkat
SHABESTAN — Perselisihan antara Avigdor Lieberman dan para komandan militer Israel sehubungan dengan operasi militer untuk melawan Jalur Gaza kembali meningkat. ۱۳۹۷/۴/۱۹ - ۱۸:۲۳
Paus Sebut Tiga Hal Penghambat Perdamaian di Yerusalem
SHABESTAN — Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik, Paus Fransiskus kembali menyampaikan komentarnya terkait konflik di Timur Tengah. Paus mengatakan ada tiga hal yang menghambat proses perdamaian di Timur Tengah. Diantaranya yaitu pembangunan tembok, pendudukan ilegal dan fanatisme agama. ۱۳۹۷/۴/۱۸ - ۱۳:۲۴
Diplomasi Serat Samut untuk Palestina
SHABESTAN — Situasi Palestina terus memanas. Semenjak satu bulan terakhir, aksi intifada terus dilakukan oleh para pemuda Palestina sebagai protes mengenang awal pendudukan Israel atas tanah mereka pada 15 Mei 1948. Demo yang terus dilancarkan guna menuntut Israel menarik diri ke perbatasan sesuai yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tidak menuai hasil. Israel bahkan semakin beringas menghadapi demonstran hingga jatuh banyak korban termasuk seorang perawat wanita, Razan al-Najjar dalam misi kemanusiaannya. ۱۳۹۷/۴/۱۸ - ۱۲:۳۵