خبرگزاری شبستان

الأحد ١٣ شوّال ١٤٤٠

Sunday, June 16, 2019

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   5/7/2016 7:54:03 PM ID Berita : 24119

Mari Tawasul Kepada Imam Mahdi afs 
SHABESTAN – Seorang penceramah di masjid Jamkaran mengatakan, “Setiap muslim wajib mengenal Imam Zamannya, jika tidak ada wujud Imam Zaman afs maka bumi dan penduduknya akan binasa, dalam setiap permasalahan kita harus bertawasul kepada Imam Mahdi afs.”

Hujjatul Islam Qadhi Zahidi pada acara doa nudbah di masjid Jamkaran mengatakan, “Setiap orang wajib mengenal Imam Zamannya dan jika tidak mengenalnya maka akan mati dalam keadaan kafir dan munafiq.”

 

“Melalui hadist nabi saaw “Barang siapa yang mati tanpa mengenal Imamnya….” Yang menjelaskan tentang mengenal Imam Zaman afs, sebagian orang berusaha menjelaskan “mengenal Imam Zaman afs” yang disebut dalam hadist ini melalui tafsiran Al-Qur’an, apakah yang dimaksud dengan mengenalnya adalah kita mengetahui wujud Imam Zaman afs, apa kepentingannya dan nilainya di masyarakat?,” Tanya Hujjatul Islam Zahidi ini.

 

Jika tidak ada Imam Zaman afs maka bumi dan penghuninya akan binasa, jika wujud Hazrat Sahibuzzaman afs tidak ada maka langit dan bumi juga tidak akan ada, lalu bagaimana bisa dengan segala pengaruhnya di dunia ini kita lalai dalam mengenalnya?

 

Dikisahkan, ada seseorang yang menderita penyakit di pundak dan bahunya, seluruh dokter sudah angkat tangan atas penyakitnya, kemudian suatu hari ia bertawasul ke Imam Zaman afs, setelah bertawasul ia tertidur dan dalam tidurnya ia bermimpi berada di Qom di haram Sayyidah Ma’shomah, kemudian ia bertemu dengan Syeikh Ahmad Ardebili dan memohon kepada syeikh untuk mendoakannya kepada Imam Zaman afs.

 

Syeikh menjawab, “Kenapa tidak aku sendiri yang meminta kepada Imam? Imam setiap hari sebelum azan subuh selalu beradi di masjidnya.”

 

Kemudiaan Syeikh Ardebili terlihat berbicara pada seseorang yang dipenuhi cahaya, selang beberapa saat orang itu tidak merasakan sakit lagi, kemudian ia mendekati Imam Zaman afs dan menangis di hadapannya, Imam berkata, “kamu sudah sembuh.”

 

Ketika pemuda itu bangun, ia tidak merasakan sakit lagi.

 

540218

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar