خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٦ ربيع الأوّل ١٤٤٠

Wednesday, November 14, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   1/23/2017 11:50:44 AM ID Berita : 26937

Inilah Orang yang paling Cerdik di Antara Manusia!
SHABESTAN – “Paling cerdiknya orang di antara yang paling cerdik ialah orang yang mampu untuk mengevaluasi hawa nafsu yang ada di dalam dirinya dan beramal untuk akhiratnya.”

Shabestan News Agency, Islam adalah sebuah agama yang kecerdasan dan kelihaian jadi bagian yang ditekankan, namun maksud dari kelihaian dan kecerdikan di sini adalah maksud dan ungkapan yang berbeda dari pemikiran yang lainnya.

Sebagaimana dalam sebuah riwayatnya Rasulullah saww mengatakan “cerdik adalah orang yang mengutuk hawa nafsu yang ada di dalam dirinya sendiri, dan orang yang beramal untuk persiapan setelah kematiannya, sementara orang yang lemah dan tak berdaya adalah oeang yang mengikuti hawa nafsunya.”

Dalam hal ini Imam Ali as mengatakan “cerdik adalah orang mengenal dirinya sendiri, dan mengembalikan amalannya ikhlas karena Allah swt.”

Beliau as juga mengatakan “orang yang cerdik adalah orang yang mampu menghidupkan keutamaan-keutamaan yang ada dalam dirinya, dan mampu untuk melenyapkan syahwat dan hawa nafsu serta keburukan yang ada di dalam dirinya.”

Imam Shadiq as juga mengatakan “shalatlah dengan benar, dan beramalah untuk akhirat kalian, dan lakukanlah untuk diri kalian sendiri; karena terkadang orang cerdik dalam urusan dunia, sehingga orang mengatakan tentangnya “orang ini sangat cerdik”, padahal pada hakikat cerdik ialah orang yang cerdik dalam urusan akhiratnya.”

Rasululllah saww juga bersabda “paling cerdiknya orang di antara yang paling cerdik ialah orang yang mampu untuk mengevaluasi hawa nafsu yang ada di dalam dirinya dan beramal untuk akhiratnya, dan orang yang paling bodoh ialah orang mengikuti hawa nafsunya namun tetap berharap pada Allah swt.”


603509

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar