خبرگزاری شبستان

الجمعة ٣٠ المحرّم ١٤٣٩

Friday, October 20, 2017

Waktu :   2/15/2017 9:28:55 PM ID Berita : 27219

Bahrain Sedang Hadapai Ancaman Pelanggaran HAM
SHABESTAN — Badan Amnesti Dunia memperingatkan bahwa Bahrain sedang menghadapi ancaman bencana pelanggaran HAM.

Seperti dilansir oleh Pusat Informasi Jokpeme hari ini, peringatan dan pernyataan Badan Amnesti Dunia tersebut ditegaskan bersamaan dengan peningkatan aksi-aksi kekerasan yang dilakukan oleh rezim Al Khalifah terhadap rakyat Bahrain.

 

Di samping aksi-aksi kekerasan, eksekusi mati dan penangkapan sedang gencar dilakukan terhadap rakyat penentang rezim penguasa Bahrain.

 

Aksi-aksi anti rakyat dan kemanusiaan ini dilakukan oleh rezim penguasa Bahrain ketika rakyat Bahrain sedang memperingati hari ulang tahun revolusi Bahrain ke-6 yang sudah dimulai dari sejak tahun 2011 lalu.

 

Menurut pengakuan Layyin Ma‘luf, kepala Badan Amnesti Dunia di Beirut, kondisi Bahrain sudah mencapai tingkat krisis. Hanya dalam dua bulan pertama tahun 2017 ini, aksi-aksi kekerasan rezim Al Khalifah mengalami peningkatan drastis.

 

“Jika rezim Al Khalifah tidak mampu mengontrol personel keamanan, tidak menghormati hak-hak para penentang, dan tidak menghentikan eksekusi-eksekusi mati, maka rezim ini akan mengalami krisis HAM,” ujar Ma‘luf.

 

Ma’luf menandaskan, Pemerintah Bahrain sudah enam tahun ini mengklaim telah melakukan tindakan yang tepat untuk menangani masalah HAM. Salah satunya adalah menangkap pihak yang bertanggung jawab atas tindakan kekerasan yang pernah terjadi selama revolusi rakyat Bahrain dari sejak tahun 2011.

 

Akan tetapi, dari sejak beberapa minggu terakhir, aksi-aksi kekerasan termasuk penyiksaan telah mulai bangkit kembali di seluruh Bahrain.

 

610249

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar