خبرگزاری شبستان

الخميس ٥ شوّال ١٤٣٨

Thursday, June 29, 2017

Headline Berita

Iran akan Ambil Tindakan Ini untuk Respons Diskriminasi AS

SHABESTAN — Pemerintah Iran, pada Rabu (28/6), mengatakan pihaknya akan mengambil tindakan resiprokal terhadap diberlakukannya kembali kebijakan larangan perjalanan dari negara Muslim oleh Amerika Serikat (AS). Menurutnya, kebijakan itu jelas mendiskriminasikan umat Islam.

Waktu :   2/16/2017 12:01:14 AM ID Berita : 27221

Agama Tidak Bisa Ditafsirkan dengan Pandangan Pribadi
SHABESTAN – Rasulullah saww bersabda “Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua pusaka yang jika kalian mengikuti keduanya maka kalian tidak akan tersesat selama-lamanya.”

Shabestan News Agency, Hujjatul Islam Sayyid Husain Mukmini dalam sebuah penjelasannya mengatakan bahwa sebagian orang ada yang menjaga jarak dengan pelajaran-pelajaran agama, yakni di saat pandangan agama sama dengan pandangannya maka mereka akan mengikuti agama, namun jika ada yang berbeda dari perintah-perintah agama, mereka akan membenarkannya.

Orang-orang yang meyakini seperti ini mereka adalah kelompok kecil yang biasanya menjaga jarak dari pelajaran-pelajaran agama, dimana pemikiran mereka lebih ke arah pelajaran peradaban barat.

Beliau menambahkan, tidak ada suatu pedoman apapun yang sempurna selain Al-Qur’an dan riwayat Ahlul Bayt as. Manusia yang sempurna adalah orang yang tidak ada sedikitpun kezhaliman dalam kehidupannya, dan tidak ada orang yang seperti ini selain Ahlul Bayt as yang disucikan, dan hanya melalui mereka kita bisa mengikuti peraturan yang berguna dalam kehidupan kita.

Sebagaimana yang ditekankan Rasulullah saww dalam hadits tsaqalain, dimana Rasulullah saww bersabda “Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua pusaka yang jika kalian mengikuti keduanya maka kalian tidak akan tersesat selama-lamanya, (yaitu) Kitab Allah dan Itrahku dari Ahlulbaitku. Wahai manusia, dengarkanlah, aku sampaikan kepada kalian, kalian akan menemuiku di tepi telaga al-Haudh. Aku akan mempertanyakan kepada kalian, apa yang telah kalian perbuat terhadap dua pusaka berharga ini, yaitu Kitab Allah dan Ahlulbaitku.”

Dengan kita berpegang pada kedua pusaka tersebut maka kita tidak akan tersesat, dan ini muthlaq dalam setiap zaman. Oleh karena itu bagi orang-orang yang menafsirkan agama dengan pendapatnya sendiri harus sadar bahwa selama ini yang mereka lakukan adalah salah.


609397

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar