خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٢٦ جمادى الأولى ١٤٣٨

Wednesday, February 22, 2017

Waktu :   2/16/2017 1:23:22 AM ID Berita : 27223

Setan Menanti Orang-Orang yang Tergelincir
SHABESTAN – Imam Ali as bersabda “dunia bagaikan persimpangan yang setan berada di antaranya menanti setiap orang yang tergelincir.”

Shabestan News Agency, salah seorang aggota khubregan Rahbari, Muhsin Isma’ili dalam menjelaskan tentang pelajaran tafsir Nahjul Balagah, beliau mengatakan bahwa sebagian orang saat menjelang kematiannya mengalami beberapa kejadian yang tidak terduga, mungkin di antara kita pernah menyaksikan kematian seseorang yang sepanjang hidupnya ia merupakan orang yang beriman, namun sesaat jelang kematiannya berubah menjadi orang yang tidak beragama.

Beliau menambahkan, pada hakikatnya sebagian orang saat menjelang kematiannya ia keluar dari garisnya, saat kondisi seperti ini jika kita menuntun orang tersebut untuk membaca dua kalimat syahadat, ia tidak akan bisa mengulangi ucapan tersebut.

Anggota majelis khubregan ini lebih lanjut menuturkan, dalam sebuah kisah diceritakan bahwa seorang mukmin saat menjelang kematiannya yang seharusnya ia membaca dua kalimat syahadat namun ia malah menyebut nama seorang wanita, setelah orang itu mati barulah diketahui jika saat ia masih hidup dulu.

Saat sedang berada di suatu tempat ia bertemu dengan seorang wanita yang ingin menanyakan kamar kecil kepadanya, namun ia berhasil terkena tiou daya setan sehingga ia berupaya untuk memaksa wanita tersebut untuk melakukan dosa, walaupun ajakan tersebut tidak berhasil akan tetapi bekasnya masih tersisa di dalam hatinya.

Dari kisah ini kita dapat menyimpulkan bahwa setan selalu berada di sekitar kita dan sedikitpun setan tidak akan membiarkan manusia sendirian, dalam hal ini Imam Ali as bersabda “dunia bagaikan persimpangan yang setan duduk di sana menanti setiap orang yang tergelincir.”


610414

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar