خبرگزاری شبستان

الجمعة ٢٧ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Friday, December 15, 2017

Waktu :   2/16/2017 11:31:34 AM ID Berita : 27228

Seorang Pemimpin harus ‘Arif dan Takut kepada Allah swt
SHABESTAN – Untuk memerintah di dalam masyarakat dibutuhkan seorang hakim yang arif dan takut kepada Allah swt.

Dalam sebuah penjelasannya, Hujjatul Islam Ali Ridha Panahian menjelaskan bahwa diplomasi merupakan salah satu kesulitan di dalam politik, karena semua segmen masyarakat bukan berasal dari satu golongan, dimana mereka memiliki pandangan yang berbeda-bedadan juga selera yang bermacam-macam. Dengan begitu jika di antara masyarakat ada yang tidak rela dengan kondisi dalam masyarakat maka hal ini akan menyulitkan pemerintah.

Beliau menambahkan, dengan segala pengetahuan dan kebijaksanaan dalam semua hal yang dimiliki Imam Ali as, namun Imam masih saja dituduh tidak memahami politik. Dalam masalah politik masyarakat hanya mencari hasil yang cepat, dengan demikian bisa dibilang tantangan utama dalam politik adalah kehendak masyarakat.

Lebih lanjut Hujjatul Islam Ali Ridha Panahian menuturkan, Allah swt memerintahkan Rasulullah saww “wahai Muhammad! Saat berhadapan dengan masyarakat janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka, lakukanlah apa yang diperintahkan Allah.”

Para Imam Makshum as tidak pernah melakukan sesuatu untuk mengambil simpati dan menarik perhatian masyarakat umum, jika tidak maka Imam Ali as akan membagi-bagi uang baytul maal sehingga pemerintahannya bisa semakin kuat.

Untuk memerintah di dalam masyarakat dibutuhkan seorang hakim yang arif dan takut kepada Allah swt. Masalah politik adalah perkara yang sangat penting, dalam berpolitik tidak harus untuk selalu mengikuti keinginan masyarakat, dimana terkadang harus berhadapan dengan keinginan masyarakat, pungkas Hujjatul Islam Panihian.


610137

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar