خبرگزاری شبستان

الجمعة ٢٧ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Friday, December 15, 2017

Waktu :   3/17/2017 12:52:10 PM ID Berita : 27903

Kiat untuk Memajukan Kebudayaan Masjid
SHABESTAN – Dan jika tujuan dari dijalankannya asosiasi kebudayan dan kesenian untuk memperkenalkan teladan dan panutan agama dan kebudayaan maka kelak kedudukan masjid akan disebut sebagai tempat untuk meraih kemenangan.

Shabestan News Agency, Hujjatul Islam Abul Qasim Ya’kubi, wakil wali faqih dan juga kepala koordinasi dan monitoring masjid pusat seni dan budaya di Khurasan Utara, ia menjelaskan bahwa menghancurkan ego dan membentuk penghambaan merupakan dua misi penting yang dilakukan para anbiya Ilahi.

Dijelaskannya, asosiasi kebudayaan dan kesenian dengan program-program yang ada juga bisa mencanangkan dua tugas tersebut dan membentuknya di dalam masyarakat, jika hal ini bisa berjalan maka kita akan mendapatkan kemajuan yang sangat signifikan dalam bidang kebudayaan agama.

Ia menambahkan, segenap asosiasi masjid harus menyampaikan pesan-pesan spiritual agama dalam bentuk kesenian kepada masyarakat, dan kita juga harus berupaya supaya di masjid-masjid kita dapat melahirkan inti-inti pemikiran penting dan komitmen.

Lebih lanjut Hujjatul Islam Abul Qasim Ya’kubi menuturkan, jika kita lihat tafsiran dari kalimat-kalimat suci adzan, seperti “Hayya ‘Alas shalah,” “Hayya ‘Alal Falah,” dan “Hayya ‘Ala Khairil ‘Amal”, yakni hayya ‘alal falah dimaknai sebagai bergerak ke arah kemenangan, dengan begitu al-Falah harus direalisasikan dengan asosiasi kebudayaan dan kesenian di masjid.

Dan jika tujuan dari dijalankannya asosiasi kebudayan dan kesenian untuk memperkenalkan teladan dan panutan agama dan kebudayaan maka kelak kedudukan masjid akan disebut sebagai tempat untuk meraih kemenangan, demikian jelasnya.


617187

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar