خبرگزاری شبستان

السبت ٢٨ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Saturday, December 16, 2017

Waktu :   6/15/2017 7:47:56 AM ID Berita : 28671

Sebab Imam Ali as Tidak Mengangkat Pedang
SHABESTAN – Semua permasalahan yang terjadi ialah karena ilmu mendahului akal dan pengetahuan manusia padahal kehidupan ini sebelum ilmu manusia membutuhkan akal.

Shabestan News Agency melaporkan dari Isfahan, dalam acara ritual menghidupkan malam ke 19 Ramadhan di Haram Muhammad Hilal bin Ali as, Hujjatul Islam Jakfar Wadihi menjelaskan bahwa ilmu dan pengetahuan merupakan pengantar untuk sampai kepada Allah swt dan jika antara akal dan ilmu pengetahuan diintegrasikan maka manusia akan mencapai maqam taqarrub Ilallah.

Di dunia modern saat ini dengan banyak ilmu pengetahuan saat ini, namun permasalahan dan problematika yang terjadi di masyarakat semakin hari terus bertambah, sebab semua permasalahan yang terjadi ialah karena ilmu mendahului akal dan pengetahuan manusia padahal kehidupan ini sebelum ilmu manusia membutuhkan akal.

Sirah Imam Ali as adalah seperti halnya sirah Rasulullah saww. Amirul Mukminin Ali as pada saat menjadi khalifah pada hari pertama pembai’atannya di masjid Rasulullah saww, Imam as berkata “ketahuilah bahwasanya aku akan mengembalikan keadaan masyarakat ini sebagaimana pada saat bi’tsahnya Rasul saww.”

Salah satu alasan Imam Ali as hany di rumah saja, yakni tidak mengangkat senjata ialah karena tidak adanya pengetahuan dan pemahaman yang benar di masayrakat.

Dalam kesempatan lainnya Imam Ali as juga mengatakan “baitul mal akan dibagikan dengan adil dan harta-harta yang telah dirampas akan ku kembalikan.” Setelah hal ini banyak di antara pejabat-pejabat masa itu yang ketakutan dan mulailah mereka menentang Imam as. Mereka semua ketakutan dengan langkah pertama yang dilakukan Imam as karena mereka juga tahu bahwa Imam as tidak akan pandang bulu dan bersikap lemah dalam urusan agama Allah.


635651

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar