خبرگزاری شبستان

السبت ٢٨ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Saturday, December 16, 2017

Waktu :   6/16/2017 12:34:25 AM ID Berita : 28678

Tiga Solusi Usulan untuk Krisis Qatar
SHABESTAN — Dalam beberapa hari terakhir, krisis yang menimpa negara-negara Teluk Persia telah memasuki kondisi stagnansi. Mediasi Kuwait pun seakan-akan tidak berfungsi.

Boikot ekonomi yang sedang dilancarkan oleh Arab Saudi, Emirat Arab, dan Bahrain terhadap Qatar membuahkan hasil terbalik dan malah menguntungkan Qatar. Hal ini lantaran Qatar tampil sebagai korban dan masalah ini justru telah mampu membangkitkan semangat sollidaritas rakyat Arab.

 

Kesalahan terbesar yang telah dilakukan oleh koalisi empat negara: Arab Saudi, Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir, ini adalah penentuan sanki seperti pengusiran warga Qatar dalam tenggang waktu 14 hari. Tentu hal ini telah menyarungkan pukulan telak bagi warga Qatar, dan itu pun pada saat bulan suci Ramadhan.

 

Sebaliknya, Qatar menunjukkan sikap cerdas dan tidak melakukan tindakan yang sama terhadap warga keempat negara tersebut.

 

Tidak bisa dipastikan bahwa kondisi stagnan ini akan berlanjut lama. Mungkin saja akan meletus sebuah peristiwa yang lebih berbahaya.

 

Di sini hanya ada tiga pilihan:

 

Pertama, empat negara tersebut memilih solusi damai dan harus bisa menahan diri.

 

Kedua, melakukan tekanan ekonomi yang lebih keras dan memblokir seluruh kekayaan Qatar yang ada di bank dan pasar negara-negara Teluk Persia.

 

Ketiga, mengedepankan dua masalah: (a) menciptakan perpecahan di kalangan keluarga kerajaan Qatar; (b) mendorong sebagian kabilah oposisi dan usaha untuk kudeta.

 

635550

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar