خبرگزاری شبستان

السبت ٢٨ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Saturday, December 16, 2017

Waktu :   6/16/2017 5:47:43 PM ID Berita : 28685

Cinta Imam Ali as Jauhkan Kelalaian dan Kejahilan
SHABESTAN – Kecintaan kepada wilayah Imam Ali as merupakan nikmat yang terbesar bagi manusia, Jika kecintaan kepada Amirul Mukminin Imam Ali as sudah masuk ke dalam kalbu seseorang maka segala kelalaian dan kejahilan akan menjauh darinya.

Shabestan News Agency, Hujjatul Islam Sayyid Muhammad Ridha Thabathaba’i dalan kajiannya di bulan Ramadhan ini menjelaskan bahwa bersyukur merupakan salah satu amalan ibadah yang telah ditekankan oleh Allah swt di dalam Al-Qur’an.

Ia menambahkan, keberkahan nikmat-nikmat yang diberikan Allah swt kepada manusia tergantung beberapa hal, orang-orang yang tidak bersyukur nikmatnya akan dikurangi.

Sembari menjelaskan bahwa kecintaan kepada wilayah Imam Ali as merupakan nikmat yang terbesar bagi manusia, ia mengatakan, jika kecintaan kepada Amirul Mukminin Imam Ali as sudah masuk ke dalam kalbu seseorang maka segala kelalaian dan kejahilan akan menjauh darinya.

Para pengikut Syi’ah yang hakiki harus mengenal Imam Makshum as dengan sebenar-benarnya jika tidak maka mati jahiliyah akan menghampirinya, terangnya.

Makrifat dan kecintaan kepada Imam Ali as akan mengeluarkan manusia dari kejahilan dan kelalaian dan akan mengantarkannya kepada bashirah.

Orang-orang yang telah meraih bashirah mengenai kebenaran wilayah Imam Ali as maka mereka akan mendapatkan kekhususan, namun mungkin saja terkadang kekhususan tersebut dengan melalui cinta dunia dan bukan pendukung yang hak, dengan demikian pecinta hakiki Imam Ali as bukan dari orang yang cinta dunia, demikian jelas Hujjatul Islam Thabathaba’i.


635824

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar