خبرگزاری شبستان

السبت ٢٨ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Saturday, December 16, 2017

Waktu :   6/19/2017 1:05:00 AM ID Berita : 28720

Mahdawiyah, Dasar Ilahiyah dalam Islam
SHABESTAN – Dalam riwayat disebutkan tentang “sebaik-baiknya amalan ialah intizhar Al-faraj” hadits ini memiliki makna yang umum, yakni orang-orang mukmin di samping memiliki intizhar mereka juga memiliki harapan keimanan, dengan demikian mahdawiyat adalah dasar dari ilahiyat dalam Islam.

Shabestan News Agency, Hujjatul Islam Doktor Ali Ridha Qa’imi menjelaskan bahwa agama menjanjikan keadaan yang lebih baik kepada para penganutnya, dimana keadaan seperti ini tidak akan didapat dari kehidupan sehari-hari yang dilalui seseorang, oleh sebab itu orang-orang yang beragama mereka memiliki harapan supaya iman mereka semakin bertambah dan kelak akan melihat hasilnya.

Ia menambahkan, agama memiliki pernyataan tentang nasib dan akhir dari umat manusia, oleh karenanya orang-orang yang beragama juga selalu berharap agar memiliki akhir atau sejarah yang baik.

Dalam riwayat disebutkan tentang “sebaik-baiknya amalan ialah intizhar Al-faraj” hadits ini memiliki makna yang umum, yakni orang-orang mukmin di samping memiliki intizhar mereka juga memiliki harapan keimanan, dengan demikian mahdawiyat adalah dasar dari ilahiyat dalam Islam.

Dalam sebuah pesannya Imam Zaman afs pernah mengatakan “jika Syi’ah-syi’ah kami yang mana Allah swt membantunya untuk menuju jalan ketaatan, dan kelak janji setia yang mereka nyatakan untuk kami akan dikumpulkan dan jika mereka tetap setia , maka pertemuan mereka denganku akan disegerakan.”

Namun demikian, Intizhar Imam Zaman afs harus dibarengi dan disertai dengan amal, dimana yang terdapat dalam hadits-hadits bahwa intizhar Imam Zaman afs merupakan paling baiknya amalan dan ibadah, oleh karena itu manusia juga harus berusaha untuk mendapatkan keselamatan.

634058

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar