خبرگزاری شبستان

السبت ٢٨ شوّال ١٤٣٨

Saturday, July 22, 2017

Waktu :   7/10/2017 11:32:50 PM ID Berita : 28902

Mentaati Wali Faqih, Bukti Cinta kepada Imam Zaman afs
SHABESTAN – Tujuan dari penciptaan manusia telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an, dimana disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia ialah untuk meraih kesempurnaan.

Shabestan News Agency, dalam sebuah ceramahnya di Zanjan, Hujjatul Islam wal Muslimin Kazem Seddiqi menjelaskan bahwa manusia-manusia yang memiliki akhlaq yang luhur tidak akan pernah keluar dari jalan yang lurus, oleh sebab itu dalam masyarakat kita penerapan akhlaq harus digalakkan untuk menghadapi berbagai penyimpangan yang ada.

Ia menambahkan, dengan tidak menghiraukan penjelasan dari wali faqih seperti halnya tidak berakhlaq. Dan jika ingin dimaknai lebih luas akhlaq bermakna tidak mementingkan diri sendiri, oleh sebab itu pengorbanan diri membangun pondasi dari akhlaq.

Lebih lanjut Imam Shalat Jum’at di Tehran ini menuturkan, tujuan dari penciptaan manusia telah dijelaskan di dalam Al-Qur’an, dimana disebutkan bahwa tujuan penciptaan manusia ialah untuk meraih kesempurnaan.

Dalam ceramah tersebut Hujjatul Islam Seddiqi juga menambahkan, tidak bisa seseorang dikatakan cinta kepada Imam Zaman afs namun ia membenci atau menghina sebagian ulama-ulama yang merupakan wakil dari Imam Zaman afs.

Banyak yang bertanya tentang bagaimana meningkatkan cinta kepada Al-Faraj dan menumbuhkan rasa kerinduan kepada kemunculan Imam Zaman afs sehingga kita akan berada dalam barisan penanti hakiki Imam Zaman afs?

Untuk meningkatkan semua ini tidak lain dan tidak bukan adalah dengan ketakwaan, melakukan amal baik, ikhlash dalam beribadah, menjalankan perintah Ilahi khususnya tanggung jawab di dalam masyarakat.

Dan tidak lupa dengan banyak membaca doa Al-‘Ahd, karena doa ini memiliki faedah yang sangat luar biasa, dan salah satu doa yang dipesankan Imam Zaman afs kepada keluarganya nanti ialah doa Al-‘Ahd ini.


640764

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar