خبرگزاری شبستان

الخميس ٥ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Thursday, November 23, 2017

Headline Berita

Nasrallah: Liga Arab Peduli Nasib Saudi, Tapi Tak Peduli Nasib Palestina

SHABESTAN — Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah mengimbau negara-negara Arab yang tergabung dalam Liga Arab agar menyeru Arab Saudi menghentikan perangnya terhadap Yaman sebelum mencarikan solusi politik diperlukan.

Waktu :   8/21/2017 6:48:14 AM ID Berita : 29366

Arab Saudi Ingin Menyusupi Kekuatan Yaman
SHABESTAN — “Setelah kalah dalam perang militer, Arab Saudi yang merupakan musuh kita ingin menyusupi kekuatan rakyat Yaman dari dalam dan mempengaruhi pertahanan mereka.”

Begitu pernyataan ini disampaikan oleh Sayyid Abdul-Malik Badruddin Hautsi, pemimpin Gerakan Ansharullah Yaman di hadapan para tokoh Yaman, seperti dilansir oleh al-‘Ahd kemarin .

 

“Ada sebuah program baru. Dalam program ini, negara-negara agresor terkesan ingin menghentikan perang di Yaman,” ujar Hautsi.

 

Hautsi memperingatkan, jalan baru ini sedang ingin membidik gerakan rakyat Yaman dari dalam sehingga semangat perlawanan rakyat melemah. Semua ini akan terjadi dengan cara menyibukkan rakyat dengan urusan-urusan yang tak penting dan bersifat marginal.

 

Hautsi kembali menegaskan, musuh sedang berusaha merusak garis perlawanan rakyat, baik dari dimensi politik maupun sosial. Usaha ini sekarang telah memasuki fase yang sangat berbahaya dan kita harus selalu waspada.

 

“Kami memohon kepada seluruh tokoh Yaman supaya tetap memelihara persatuan internal tanpa kenal menyerah dalam rangka menggagalkan usaha musuh ini,” ujar Hautsi.

 

Hautsi menambahkan, “Sekarang kita berada dalam fase yang menentukan dan semua kita memiliki tanggung jawab dalam semua ini. Semua sikap harus satu dalam menghadapi musuh.”

 

Di bagian lain uraian, Sayyid Hautsi menandaskan, “Koalisi agresor ingin memincangkan kita dari sisi ekonomi. Akan tetapi, mereka tidak mampu menang dalam perang ini sekalipun usaha penuh telah mereka lakukan.”

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar