خبرگزاری شبستان

الخميس ٥ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Thursday, November 23, 2017

Headline Berita

Nasrallah: Liga Arab Peduli Nasib Saudi, Tapi Tak Peduli Nasib Palestina

SHABESTAN — Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah mengimbau negara-negara Arab yang tergabung dalam Liga Arab agar menyeru Arab Saudi menghentikan perangnya terhadap Yaman sebelum mencarikan solusi politik diperlukan.

Waktu :   9/10/2017 10:48:43 AM ID Berita : 29646

Hijab dan Abaya Desainer Indonesia Berjaya di New York Fashion Week
SHABESTAN — Hijab dan abaya karya dua desainer Indonesia mencuri perhatian di New York Fashion Week 2017. Lewat desain penuh warna khas Indonesia, mereka ingin menampilkan fashion yang mendobrak stigma tentang muslimah.

Dian Pelangi dan Vivi Zubedi, dua desainer asal Indonesia ikut meramaikan catwalk New York Fashion Week 2017 (NYFW) dengan menampilkan koleksi busana dalam kategori "modest fashion".

Lewat tampilan hijab dan abaya yang menonjolkan warna-warna khas kain Nusantara, kedua desainer ini ingin mematahkan praduga tentang tampilan muslimah.

"Kami tidak terbelenggu dan ingin memperlihatkan ke dunia bahwa kami tetap cantik dan bergaya dengan menggunakan hijab," ungkap Dian Pelangi pada hari pembukaan fashion week, Kamis (7/9/2017).

Baca juga: Lima Desainer Indonesia Menuju Panggung New York Fashion Week

Busana rancangannya bermotif dasar batik dengan desain rok lebar dan jaket longgar yang kaya dengan brokat.

Vivi Zubedi, yang memulai tampilan perdananya di NYFW, membawa satu pesan khusus untuk Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

"Bapak Presiden, saya sangat mencintai negaramu dan pendudukmu, dan kami tidak akan melakukan apapun untukmu. Kita semua sama, ini tentang kemanusiaan," ujar desainer yang menyematkan tulisan "Mekkah, Madinah, Janah" tersebut ke busananya.

"Hijab itu indah, kita itu tetap manusia apapun agama kita," kata Zubedi lebih lanjut kepada AFP.

Mereka hanya dua dari lima desainer Indonesia yang meramaikan panggung bertajuk "Indonesian Diversity".

Desainer lainnya adalah Doris Dorothea, Catherine Njoo dan Barli Asmara. NYFW tahun ini memiliki pesan politis yang menolak gaya pemerintahan Trump.

Slogan tentang keragaman gencar disuarakan selama pagelaran berlangsung, lewat tampilan warna dan ukuran yang tidak mainstream. Indonesia, tampaknya menjadi negara yang pas untuk memperlihatkan makna keragamaan yang dicari di panggung NYFW kali ini.

[Sumber: Kompas]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar