خبرگزاری شبستان

الأحد ٢٩ ربيع الأوّل ١٤٣٩

Sunday, December 17, 2017

Waktu :   12/1/2017 9:05:42 AM ID Berita : 30595

Investasi Asing Menurun Setelah Bin Thalal Ditangkap
SHABESTAN — Setelah Walid bin Thalal, salah seorang milyarder Saudi, ditangkap Riyadh, para pemodal asing mulai meninjau kembali modal-modal yang pernah mereka tanamkan di Arab Saudi.

Seperti dilansir oleh saluran berita Naba’ kemarin, sudah tiga minggu Walid bin Thalal ditangkap oleh pihak Al Saud. Para partner saudagar milyarder Saudi ini pun tertegun dan meninjau kembali modal-modal mereka di negara petro minyak ini.

 

Menurut pengakuan para ahli ekonomi, seperti dilaporkan oleh New York Times, keraiban Bin Thalal ini telah memperdalam gempa ekonomi yang sedang menerjang Arab Saudi dan semakin memperlambat permodalan asing di negara ini.

 

Masih menurut New York Times, penangkapan Bin Thalal telah membuat para pemodal asing ketar-ketir dan ragu-ragu dalam mengucurkan modal. Hal ini juga telah menimbulkan efek-efek negatif terhadap modal Arab Saudi di negara-negara asing serta terhadap saham perusahaan minyak Aramco.

 

Selama ini, Walid bin Thalal adalah salah satu pemilik saham utama di Bank City Group yang pernah dikepalai oleh Richard Branson. Dalam sebuah pengakuan, Branson menandaskan, “Penangkapan Bin Thalal tidak transparan dan juga tidak memiliki alasan yang jelas. Jika kamu adalah seorang pedagang dan pemodal, kamu pasti lebih memilih menahan uang modalmu.”

 

Para ahli menolak penangkapan Walid bin Thalal dilandasi oleh korupsi dan menolak kekuasaan putra mahkota Arab Saudi.

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar