خبرگزاری شبستان

الأربعاء ١١ ربيع الثاني ١٤٤٠

Wednesday, December 19, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   12/13/2017 10:12:58 PM ID Berita : 30743

Amerika Hanya Mementingkan Kepentingan Israel (Bagian 2)
SHABESTAN — Saudara-saudaraku. Kia harus menggunakan setiap cara yang mungkin untuk mencegah tindakan ilegal Amerika ini.

Pertanyaan ini masih harus kita jawab bersama. Apakah faktor-faktor yang telah mendorong presiden Amerika untuk melakukan tindakan kurang ajar tersebut?

 

Menurut pendapat saya, satu faktor yang lebih mendorong Amerika untuk mengambil keputusan tersebut adalah usaha sebagian negara untuk melakukan normalisasi hubungan kerja sama dengan rezim Zionis. Sebagai ganti darii melawan ancaman-ancaman Israel, sejalan dengan Amerika, mereka memberikan resep untuk masa depan Palestina yang bisa membuka peluang bagi Israel untuk berkuasa atas seluruh negeri Palestina.

 

Sekarang semua sudah tahun bahwa musuh terbesar bangsa Yahudi bukanlah Muslimin dan juga bukan bangsa Arab. Tetapi proyek Zionis yang sangat berbahaya. Kita Muslimin, Kristen, dan Yahudi adalah pemilik sejarah kawasan ini. Kaum Zionislah yang asing di sini dan memaksakan keberadaan mreka di kawasan ini. Merekalah yang telah menanam benih terorisme dan kekerasan dari sejak permulaan abad lalu.

 

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, rezim Zionis bertanggung jawab atas pembataian dan keterasingan rakyat Palestina serta penghinaan terhadap simbol-simbol suci Islam di Palestina. Amerika selalu bersama mereka dalam seluruh kejahatan ini. Di Dewan Keamanan PBB, Washington membela Israel dengan memanfaatkan hak veto dan selalu mengirimkan senjata destruktif guna menyulut perang.

 

Sangat disayangkan, sebagian negara malah menjadikan Amerika sebagai wasit di sepanjang perundingan Palestina, atau malah menanti dukungan Washington.

 

Amerika tidak pernah dan tidak akan pernah menjadi penengah yang jujur. Keputusan terbaru Amerika telah menegaskan bagi mereka yang masih membuka celah harapan bagi rezim ini bahwa Washington hanyalah ingin memenuhi kepentingan maksimal Israel, dan sedikit pun tidak pernah menghormati tuntutan rakyat Palestina. [Bersambung]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar