خبرگزاری شبستان

الأربعاء ١ جمادى الأولى ١٤٣٩

Wednesday, January 17, 2018

Waktu :   12/14/2017 11:46:25 PM ID Berita : 30755

Mempersiapkan Kemunculan Al-Mahdi dengan Masyarakat Qur’ani
SHABESTAN – Orang-orang yang menunaikan hak Al-Qur’an dengan membacanya akan mendapatkan karunia dari Allah swt, sebagaimana Imam Zaman afs dalam doa Nudbah mengisyaratkan kepada orang-orang yang membaca Al-Qur’an.

Hal ini disampaikan Hujjatul Islam Muhammad Baqir Haidari dalam ceramahnya di Masjid Jamkaran. Dijelaskannya, umat Islam masih belum menunaikan hak Al-Qur’an.

Hujjatul Islam Haidari menambahkan, masih ada di kalangan umat Islam yang meninggalkan Al-Qur’an Karim, dimana kitab suci ini tidak ada dalam kehidupan mereka, dan ada juga beberapa orang yang menganggap AL-Qur’an hanya sebagai ritual kehidupan mereka saja, yakni mereka menggunakannya saat hendak bepergian atau saat keluarga mereka ada yang meninggal.

Padahal orang-orang yang menunaikan hak Al-Qur’an dengan membacanya akan mendapatkan karunia dari Allah swt, sebagaimana Imam Zaman afs dalam doa Nudbah mengisyaratkan kepada orang-orang yang membaca Al-Qur’an.

Lebih lanjut penceramah di Masjid Jamkaran ini menuturkan, masyarakat yang mempersiapkan kemunculan Imam Zaman afs adalah masyarakat yang akrab dengan Al-Qur’an.
Dan jika kehidupan kita diwarnai dengan kehidupan Al-Qur’an maka orang lain juga akan tertarik dengan Islam dan Al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kitab Ilahi yang suci, dan hanya orang-orang yang disucikan yang bisa menyentuhnya, oleh karena itu ayat tersebut tidak berkata “tidak membaca dan memahaminya kecuali orang yang disucikan” namun Al-Qur’an berkata “tidak menyentuhnya kecuali orang-orang yang disucikan, karena menyentuh dalam ayat tersebut memiliki makna khusus, sebagaimana yang dijelaskan dalam riwayat bahwasanya hanya orang-orang yang dekat dengan dengan Allah swt yang mampu menyentuh ruh Al-Qur’an.

Amirul Mukminin Imam Ali as dalam riwayatnya mengatakan “Al-Qur’an yang ada padaku tidak akan bisa disentuh kecuali oleh orang-orang yang disucikan, para washiku dan anak-anak keturunanku yang suci.”


675798

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar