خبرگزاری شبستان

الاثنين ١٤ المحرّم ١٤٤٠

Monday, September 24, 2018

Headline Berita

Upaya Amerika dan Zionis untuk Memudarkan Ziarah Arba’in Husaini

SHABESTAN – Perjalanan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia untuk memperingati Arba’in Husaini ini lebih dahsyat dari bom-bom atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima untuk menghancurkan dan melenyapkan imperialis dunia, rezim zionis Israel, Arab Saudi, Amerika dan para sekutu mereka.

Waktu :   1/9/2018 1:16:23 PM ID Berita : 31001

Keimanan dan Amal Saleh Berikan Manusia Ketenangan
SHABESTAN – Auliya Ilahi tidak ada rasa ketakutan sedikitpun atas perkara-perkara yang akan datang dan yang telah lalu sekalipun, surga mereka sudah dimulai dari dunia ini oleh sebab itu mereka juga tidak pernah takut akan kematian.

Hal ini disampaikan Ayatullah Javidan dalam kajian akhlaqnya saat menjelaskan bahwa jika manusia dengan jalan keimanan dan amal saleh mendapatkan ketenangan maka angina topan dan goncangan sekalipun tidak akan mampu menggoyahkan ketenangannya.

Allah swt dalam suraf Yunus ayat 62 berfirman “Ingatlah, sesungguhnya wali- wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak ( pula )mereka bersedih hati.”

Auliya Ilahi tidak ada rasa ketakutan sedikitpun atas perkara-perkara yang akan datang dan yang telah lalu sekalipun, surga mereka sudah dimulai dari dunia ini oleh sebab itu mereka juga tidak pernah takut akan kematian.

Lebih lanjut Ayatullah Javidan menuturkan, manusia harus mengkhususkan hidupnya untu beristighfar, karena saat manusia beristighfar manfaatnya tidak hanya untuk dirinya sendiri akan tetapi juga untuk orang lain.

Dengan membawakan riwayat dari Imam Hasan Askari as yang mengatakan “di antara dosa-dosa yang tidak diampuni ialah saat manusia mengatakan dengan dirinya sendiri “seandainya aku hanya melakukan dosa ini”, Ayatullah Javidan menekankan bahwa menganggap ringan sebuah dosa akan mengakibatkan dosa yang tidak terampuni.

Terkadang setan mengingatkan kita tentang nikmat-nikmat Allah swt kemudian dalam sekejap kita melupakannya, kelalaian ini menyebabkan kita menjadi tidak bersyukur, dengan demikian kita harus selalu ingat saat kita mengingat nikmat Ilahi maka dengan segera kita harus bersyukur, demikian jelasnya.


679203

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar