خبرگزاری شبستان

الأربعاء ١٦ المحرّم ١٤٤٠

Wednesday, September 26, 2018

Waktu :   1/10/2018 2:11:13 PM ID Berita : 31013

Raih Bashirat Melalui Ahlul Bait as dan Al-Qur’an
SHABESTAN – Mengenal Allah swt, Rasulullah saww dan Imam Makshum as serta meyakini ushul dan furu’uddin dengan hati yang kuat, dan salah satu jalan untuk sampai pada bashirat ini ialah dengan bertawasul kepada Ahlul Bait as.

Hal ini disampaikan Hujjatul Islam Nashir Rafi’i dalam kajiannya di Masjid Jamkaran saat menjelaskan tentang bashirat. Dijelaskannya, kata “bashirat” beberapa kali diulang dalam Al-Qur’an, di antaranya ialah di dalam ayat terakhir surat Yusuf, dalam ayat tersebut Allah swt berkata kepada Rasulullah saww “Katakanlah:" Inilah jalan ( agama ) ku, aku dan orang- orang yang mengikutiku mengajak (kamu ) kepada Allah dengan melalui bashirat.”

Ia menambahkan, manusia membutuhkan tiga macam bashirat, yaitu bashirat agama, akidah dan akhlaq. Dalam riwayat banyak ditekankan tentang bashirat agama, dimana agama seseorang harus berdasarkan pada akal, pemahaman dan keyakinan. Mengenal Allah swt, Rasulullah saww dan Imam Makshum as serta meyakini ushul dan furu’uddin dengan hati yang kuat, dan salah satu jalan untuk sampai pada bashirat ini ialah dengan bertawasul kepada Ahlul Bait as.

Lebih lanjut Hujjatul Islam Rafi’i menuturkan, selain itu jalan lain untuk mendapatkan bashirat ialah memahami dan mempelajari Al-Qur’an Karim, karena jika tolak ukur dari Al-Qur’an hanya dengan membaca dan mengahafalnya maka pada kenyataannya kita lihat bahwa banyak di antara musuh dan pembunuh Ahlul Bait as ialah orang yang membaca Al-Qur’an akan tetapi mereka tidak memiliki bashirat.

Dengan demikian jika seseorang mengakrabkan diri dengan Al-Qur’an dan memahaminya dengan baik maka ia akan mendapatkan bashirat tersebut, demikian jelasnya.


681573

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar