خبرگزاری شبستان

الأحد ١١ شوّال ١٤٣٩

Sunday, June 24, 2018

Headline Berita

Mainan yang Membuat Raja dan Putra Mahkota Saudi Terbirit Ketakutan

SHABESTAN — Ada banyak pendapat soal insiden Sabtu malam (21/4) di ibukota Saudi. Sebagian mengatakan itu adalah upaya kudeta, yang lain menilainya sebagai aksi balas dendam dari dalam keluarga kerajaan, dan ada pula yang menyebutnya sebagai aksi terorisme.

Waktu :   1/13/2018 11:39:54 PM ID Berita : 31047

Kiai Said Agil Siradj: Kecerdasan Orang Persia Jauh Lebih Maju Dibandingkan Orang Arab
SHABESTAN — Kecerdasan orang Persia (Iran-sekarang) menurut Kiai Said, karena peradaban mereka jauh lebih maju dibandingkan Arab. Ketika masuk Islam mereka ganti agama dan ganti kitab Suci dengan Al-Quran namun tidak mengesampingkan nilai peradabannya.

“Ahli hadits tidak ada orang Arab, tetapi orang Persia semua. Bukhari, Muslim, Turmudzi, Ibnu Majah, Ibnu Dawud, Daruqutni, Daylimi,” jelasnya, dikutip dari NU Online.

Baca : Gagasan NU sebagai Islam Transnasional disambut baik Arab Saudi

Yang membuat ilmu balaghoh atau kesusastraan bahasa Arab adalah orang Persia, Amir Bin Ubaid. Yang membuat ilmu Nahwu, Imam Sibawaih merupakan orang Persia. Imam Ghozali juga orang Persia, begitupun dengan Abu Hanifah dan Imam Hambali.

Baca : Dubes Arab Saudi tidak temui di NU ada unsur Syi’ahnya

Kiai Said mengatakan, “Nggak pernah ada konflik mazhab. 10 raja dari Syiah di Mesir dari dinasti Fatimiyah. Yang membangun kota Kairo orang Syiah, yang membangun masjid Al-Azhar juga orang Syiah”.

Baca : [Soal Yerusalem] ICMI kritik Arab Saudi yang memusuhi Iran hanya karena Anti-Syi’ah

Hubungan harmonis bisa dilihat dari Mesir, dulu ada kelompok Sunni, Syiah, dan Kristen Ortodoks namun mereka hidup damai.

[Sumber: Fokus Today]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar