خبرگزاری شبستان

الجمعة ٣ جمادى الأولى ١٤٣٩

Friday, January 19, 2018

Waktu :   1/14/2018 1:13:27 AM ID Berita : 31051

Sebab Wilayat Imam Ali as Tidak Diterima
SHABESTAN – “Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang- orang yang kafir.”

Hal ini disampaikan Hujjatul Islam Ali Ridha Panahian dalam kajiannya saat menjelaskan tentang nabi Muhammad saww yang pada masanya berkaitan dengan basis politik saat itu masih belum kuat, sebagaimana yang terjadi dalam peristiwa Ghadir Khum, dimana Rasulullah saww sangat sulit untuk menjelaskan penggantinya kepada umat saat itu.

Ia menambahkan, masyarakat Islam pada saat itu jika dilihat dari sisi politik masih belum memiliki kapasitas untuk menerima Imam Ali as sebagai pengganti Rasulullah saww. Oleh karena itu Rasul saww ragu saat ingin menjalankan perintah Ilahi ini, karena itu juga Allah swt berkata kepada nabi saww “Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang- orang yang kafir.”

Orang-orang yang tidak menerima Imam Ali as sebagai pengganti Rasul saww menunjukan bahwa masalah utamanya ialah karena dendam mereka kepada Rasulullah saww, meskipun Qurasiy tidak memiliki masalah dengan Rasulullah saww dalam perkara agama namun tidak dengan masalah politik, demikian jelasnya.


681932

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar