خبرگزاری شبستان

الخميس ٧ جمادى الثانية ١٤٣٩

Thursday, February 22, 2018

Waktu :   1/17/2018 11:01:03 PM ID Berita : 31085

Jujur dan Amanah, Ciri Seorang Penanti Imam Zaman afs
SHABESTAN – Kejujuran dan amanah dapat dilihat pada diri seseorang jika saat ia berbicara, yakni ia tidak berdusta, ia tidak memberikan keterangan yang bukan sebenarnya, tidak bersumpah secara dusta, tidak memberikan kesaksian palsu, dan lain sebagainya.

Shabestan News Agency, jujur dan amanah yang dalam kategori ucapan dan perbuatan merupakan salah satu di antara keutamaan akhlaq dalam diri seseorang. Sebagaimana dalam riwayat disebutkan bahwasanya hal itu merupakan tolak ukur dari nilai dan keimanan dalam diri seseorang.

Imam Shadiq as bersabda “jangan kalian tertipu oleh shalat dan puasa seseorang, karena meskipun seseorang sudah terbiasa dengan shalat dan puasa namun jika ia meninggalkannya maka ketakutan akan menguasainya, namun ujilah seseorang dengan kejujuran dan amanah.”

Kejujuran dan amanah dapat dilihat pada diri seseorang jika saat ia berbicara, yakni ia tidak berdusta, ia tidak memberikan keterangan yang bukan sebenarnya, tidak bersumpah secara dusta, tidak memberikan kesaksian palsu, dan lain sebagainya.

Dalam riwayat disebutkan “tidak ada iman bagi orang yang amanah”, dan dalam hadits lainnya disebutkan “dusta merupakan pintu dari pintu-pintu kemunafikan.”

dalam surat Al-maidah Allah swt berfimran “Hai orang- orang yang beriman, penuhilah akad- akad itu.”
Menepati janji adalah ciri dari keimanan, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits “barang siapa yang tidak menepati janjinya maka ia tidak memiliki agama.” Maka orang yang tidak memiliki agama tidak akan ada lagi yang percaya kepadanya.


682420

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar