خبرگزاری شبستان

الاثنين ٤ جمادى الثانية ١٤٣٩

Monday, February 19, 2018

Headline Berita

Kemenangan Hak atas Batil adalah Hal yang Pasti

SHABESTAN – Setiap mengajak para pendengarnya Al-Qur’an karim selalu meminta untuk melihat dan menengok kisah dan sejarah orang-orang di masa lalu, supaya kita bisa mengambil pelajaran dari akhir yang buruk serta kebinasaan orang-orang yang mendustakan agama Allah swt.

Waktu :   2/13/2018 11:12:20 PM ID Berita : 31449

Kaum Pria di Kabilah ini Bahkan Tak Pernah Melihat Wajah Ibu dan Istri Mereka
SHABESTAN — Beberapa kabilah di Arab Saudi bagian Selatan memiliki sebuah adat yang dirasa sangat aneh karena para wanita di negara tersebut diharuskan untuk selalu menutupi seluruh tubuhnya bahkan wajahnya di hadapan semua orang. Bukan hanya kepada non muhrim saja tapi bahkan kepada kerabat dekatnya bahkan suami, orangtua dan saudara kandungnya. Di kabilah-kabilah ini suami tak pernah melihat wajah istrinya sepanjang hidupnya.

Bahkan para wanita harus menutupi wajahnya terhadap sesama wanita lainnya. Ketika di antara mereka bercanda bahwa salah seorang dari mereka ingin melihat wajah wanita lainnya mereka akan mendapatkan hukuman dari petinggi kabilah.

Salah seorang pria warga di kabilah tersebut yang telah berumur 40 tahun dan kini telah menikahi seorang wanita yang bernama Ummu Muhammad dan memiliki 3 orang anak mengenai hal ini mengaku, “Ketika aku melihat wajah istriku, ia menganggap bahwa perlakuanku ini adalah pelanggaran terhadap adat-istiadat kabilah, kemudian ia memintaku untuk menceraikannya.”

Seorang pria lain yang telah melalui tahun ke-7 dari masa pernikahannya mengaku bahwa ketika istrinya mengalami kecelakaan maut dan kemudian dilarikan ke sebuah rumah sakit, ia diminta untuk menunjukkan jasad istrinya. Namun karena ia tidak pernah melihat wajah istrinya ia tidak dapat mengenali wajah istrinya.

Ali al-Qahthani, salah seorang warga dari kabilah ini, saat diwawancarai oleh Alarabiya mengatakan bahwa ketika ia memaksa istrinya untuk membuka penutup wajah yang dipakainya, istrinya mengancamnya untuk meninggalkan rumah untuk selama-lamanya.

Hasan Al Utaybi yang juga diwawancarai oleh Alarabiya mengatakan bahwa saat diminta untuk memilih antara dimadu atau membuka penutup wajahnya, istrinya lebih memilih untuk dimadu ketimbang harus membuka wajahnya untuk suaminya. Bahkan ia sendiri menawarkan temannya untuk dijadikan istri kedua bagi suaminya yang mana temannya tersebut tidak terlalu terikat dengan adat kabilah tersebut.

[Sumber: Berita Dunia]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar