خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٩ رمضان ١٤٣٩

Wednesday, May 23, 2018

Waktu :   2/13/2018 11:23:24 PM ID Berita : 31451

Jangan Sampai Diri Kita Lalai terhadap Imam Khomeini ra dan Para Syuhada
SHABESTAN – Sebagian orang dalam hatinya mencintai Imam dan para syuhada yang telah berjuang untuk negara ini, namun terkadang mereka menolak untuk membela Imam dan apra syuhada.

Hal ini disampaikan Hujjatul Islam Ihtisyam dalam kajiannya saat menjelaskan bahwa dengan mengikuti bundanya yang mulia Sayyidah Zahra sa dan ayahnya yaitu Imam Ali as, Imam Khomeini ra mampu memimpin Revolusi ini.

Ia menambahkan, makrifat telah memenuhi diri Imam Khomeini ra, dan Imam ara tidak hanya menguasai ilmu-ilmu agama akan tetapi ilmu-ilmu lainnya seperti politik dan sejarah juga menguasainya dengan baik.

Keberanian, makrifat dan perlawanan Imam Khomeini ra tidak ada bandingannya dan ini yang masih belum kita manfaatkan dengan baik, tegasnya.

Lebih lanjut Hujjatul Islam Ihtisyam menuturkan, sebagian orang dalam hatinya mencintai Imam dan para syuhada yang telah berjuang untuk negara ini, namun terkadang mereka menolak untuk membela Imam dan apra syuhada.

Sebagaimana pada awal Islam ada yang berupaya agar Imam Ali as tidak terlihat, namun berketa daya dan kekuatan Ilahi kemuliaan Imam Ali as semakin bertambah, seperti yang dikatakan seorang orientalis bahwa ia pernah membaca Nahjul Balaghah sampai 200 kali.

Oleh karena itu jangan sampai kita melalaikan Imam dan para syuhada serta revolusi ini, karena lebih dari 300 ribu syuhada telah mengorbankan nyawanya untuk mempertahankan revolusi ini, dan kelak apa yang akan kita katakan kepada mereka di hari kiamat nanti.


689271

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar