خبرگزاری شبستان

الجمعة ٩ شوّال ١٤٣٩

Friday, June 22, 2018

Headline Berita

Penghancuran Pekuburan Baqi’, Catatan Kemazhluman Syi’ah

SHABESTAN – Namun sangat disayangkan, akibat ulah pemikiran fanatik buta yang diyakini Wahabi membuat banyak peninggalan berharga Islam ini dengan dalih menjauhi kesyirikan mereka menghancurkan hampir semua peninggalan Islam yang sudah ada sejak zaman Rasulullah saww. Dan hanya sedikit sekali yang tersisa.

Waktu :   2/15/2018 11:09:48 PM ID Berita : 31455

Semakin Takut kepada Allah swt, Semakin Dekat kepada-Nya
SHABESTAN – Barang siapa yang semakin takut dengan Allah swt maka ia akan semakin dekat dengan-Nya, dan orang yang takut kepada selain Allah swt maka ia akan lari darinya sementara orang yang takut kepada Allah swt maka ia akan semakin dekat kepada-Nya.

Hal ini disampaikan Ayatullah Ruhullah Qarahi dalam kajian akhlaqnya saat menjelaskan bahwa di antara ciri orang yang bertakwa ialah takut untuk jauh dari taqarrub kepada Allah swt.
Dijelaskannya, shalat adalah mikrajnya seorang mukmin dan untuk mendekatkan diri kepada Allah swt. Dan bagi orang yang cinta kepada Allah swt akan takut jika Allah swt meninggalkannya oleh karena hal ini ia akan selalu waspada dan berhati-hati dalam setiap amalnya.

Sementara mengenai pentingnya takut dan berharap kepada Allah swt, Ayatullah Qarahi menuturkan bahwa salah satu kebaikan dari takut dan berharap kepada Allah swt ialah bahwa manusia akan masuk dan tenggelam dalam beramal kepada perintah-perintah Ilahi dan ia akan mendekat kepada-Nya.

Barang siapa yang semakin takut dengan Allah swt maka ia akan semakin dekat dengan-Nya, dan orang yang takut kepada selain Allah swt maka ia akan lari darinya sementara orang yang takut kepada Allah swt maka ia akan semakin dekat kepada-Nya, jelasnya.

Pada hakikatnya manusia yang takut kepada Allah swt, semakin ia dekat dengan-Nya maka rasa takutnya akan semakin besar, karena mereka tahu bahwa dalam setiap titik terdapat kedekatan kepada Allah swt, dan jika sedikit saja ia sombong atau takabbur maka semuanya akan hilang seketika.

Kehidupan manusia di dunia ini tidaklah abadi dan manusia harus melalui kehidupan ini dan kelak akan menuju alam akhirat. Mengenai hal ini Imam Ali as bersabda “manusia yang pada awalnya mereka adalah air mani yang hina dan pada akhirnya mereka akan menjadi jasad bagaimana bisa ia menyombongkan dirinya.”



689402

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar