خبرگزاری شبستان

الجمعة ٩ شوّال ١٤٣٩

Friday, June 22, 2018

Headline Berita

Penghancuran Pekuburan Baqi’, Catatan Kemazhluman Syi’ah

SHABESTAN – Namun sangat disayangkan, akibat ulah pemikiran fanatik buta yang diyakini Wahabi membuat banyak peninggalan berharga Islam ini dengan dalih menjauhi kesyirikan mereka menghancurkan hampir semua peninggalan Islam yang sudah ada sejak zaman Rasulullah saww. Dan hanya sedikit sekali yang tersisa.

Waktu :   2/16/2018 1:00:18 AM ID Berita : 31459

Kemuliaan dan Keagungan Sayyidah Zahra sa menurut Rahbar
SHABESTAN – Sejatinya beliau ‎adalah sumber segala kebaikan yang setiap harinya dari sumber agama dilimpahkan kepada ‎seluruh mansuia dan makhluk hidup di dunia. Banyak orang yang berusaha menutupi-nutupi ‎kenyataan ini, bahkan mengingkarinya tapi mereka tidak mampu.

Apa saja yang telah kita ucapkan mengenai Sayyidah Fathimah az-Zahra as tetap saja ‎kurang. Pada hakikatnya kita tidak apa yang harus diucapkan dan apa yang harus dipikirkan. ‎Sedemikian luasnya dimensi keberadaan Haura Insiyah, sehingga kita tidak mampu memahaminya. Kita benar-benar dibuat tidak ‎berdaya dengan pribadi agung ini.

Berkah Sayyidah Fathimah az-Zahra as tidak terbatas pada sekelompok kecil manusia. ‎Bahkan bila memandang secara realistis dan logis, manusia berutang pada keberadaan ‎Sayyidah Fathimah az-Zahra as. Ini bukan hal yang terlalu dibesar-besarkan.


Pada hakikatnya, sebagaimana manusia berutang pada Islam, al-Quran, ajaran para nabi dan ‎Rasulullah saww, sepanjang sejarah selalu demikian, hari ini juga demikian. Setiap harinya ‎cahaya Islam dan spiritual Sayyidah Fathimah az-Zahra as semakin tampak. Manusia akan ‎merasakan hal itu.‎

Berkah yang banyak yang disebutkan dalam al-Quran dengan ungkapan al-Kautsar ‎merupakan kabar gembira yang diberikan kepada Rasulullah saw. Disebutkan bahwa takwil ‎‎”Inna A’thainaaka al-Kautsar” adalah Sayyidah Fathimah az-Zahra as.


Sejatinya beliau ‎adalah sumber segala kebaikan yang setiap harinya dari sumber agama dilimpahkan kepada ‎seluruh mansuia dan makhluk hidup di dunia. Banyak orang yang berusaha menutupi-nutupi ‎kenyataan ini, bahkan mengingkarinya tapi mereka tidak mampu.

“Mereka hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan- ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya- Nya meskipun orang- orang kafir benci”(ash-Shaff ayat 8).‎

Tapi ingat! Ini bukan hal yang mudah. ‎Ini tidak akan bisa terwujudkan hanya dengan pengakuan. Semua ini membutuhkan amal, ‎sikap pemaaf, pengorbanan dan berupaya menyerupai akhlak mereka.


689918

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar