خبرگزاری شبستان

الخميس ٥ ربيع الثاني ١٤٤٠

Thursday, December 13, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   3/17/2018 2:40:55 PM ID Berita : 31794

Bekerja Keras untuk Keluarga, Sebanding dengan Jihad di Jalan Allah swt
SHABESTAN – Ajaran Islam sangat memuliakan orang yang mau bekerja keras, bekerja untuk menjamin kehidupan keluarganya seperti berjuang di jalan Allah swt. Lebih dari lima riwayat Imam Makshum as yang menyebut bahwa kerja keras untuk menafkahi keluarga sama dengan berjihad di jalan Allah swt.

Shabestan News Agency, banyak riwayat-riwayat dari Rasulullah saww dan Imam Makshum as yang menekankan tentang berkerja keras dan menjauhkan diri dari perbuatan malas. Dalam ajaran dan ideologi para Imam as tidak ada ada yang namanya bermalas-malasan, karena dengan memiliki badan yang sehat tidak ada alasan untuk tidak melakukan apa-apa.

Ajaran Islam sangat memuliakan orang yang mau bekerja keras, bekerja untuk menjamin kehidupan keluarganya seperti berjuang di jalan Allah swt. Lebih dari lima riwayat Imam Makshum as yang menyebut bahwa kerja keras untuk menafkahi keluarga sama dengan berjihad di jalan Allah swt.

Amirul Mukminin Ali as menyebutnya tidak lebih sedikit dari berjuang di jalan Allah swt, begitu juga Imam Ridha as menyebut pahalanya lebih dari berjuang di jalan Allah swt, dan dalam hadits qudsi diibaratkan sama dengan seper sembilan ibadah.

Dalam berbagai riwayat juga disebutkan bahwa enggan berusaha menjadi penghalang kemajuan dan bermalas-malasan sebagai sumber kehinaan, dan orang-orang yang menjadi beban orang lain dianggap sebagai perbuatan buruk.

Rasulullah saww bersabda “jika seorang lelaki memanggul kayu bakar dengan pundaknya yang dengannya ia mencukupi kebutuhannya, dan kelebihan dari apa yang ia tidak perlukan disedekahkan, maka hal itu lebih utama dari pada meminta-minta dari orang lain, karena tangan di atas lebih baik dari pada tangan di bawah.”


696195

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar