خبرگزاری شبستان

الجمعة ٥ شعبان ١٤٣٩

Friday, April 20, 2018

Headline Berita

Mengapa Imam Husain as Disebut “Misbahul Huda dan Safinatu An-najah”

SHABESTAN – Imam Husain as adalah teladan bagi orang-orang yang muak dan lelah dengan kezhaliman dan kerusakan, Imam Husain as adalah manifestasi dari perang terhadap kezhaliman dan kejahatan.

Waktu :   3/19/2018 1:25:22 AM ID Berita : 31813

Jangan Sampai Allah swt Meninggalkan Kita
SHABESTAN – Mengenai keimanan manusia dalam riwayat disebutkan bahwa kelak di akhir zaman nanti seseorang akan keluar dari rumahnya dengan keimanan dan kembali ke rumahnya tanpa iman.

Hal ini disampaikan Ayatullah Shiddiqi dalam kajian akhlaqnya saat menjelaskan bahwa manusia yang berakal sangat memikirkan tentang ma’ad dan hari akhiratnya.
Dijelaskannya, untuk mendapatkan kehidupan akhirat yang bahagia kita harus selalu menyerahkan agama dan keyakinan kita kepada Imam Makshum as, serta selalu meminta kepada Allah swt agar jangan sampai meninggalkan kita, banyak di antara ulama-ulama yang menyatakan diri membela dan setia kepada wilayat faqih, namun saat mereka tidak mencapai kedudukan ini maka semuanya akan berubah, inilah di antara orang-orang yang ditinggalkan oleh Allah swt.

Rasulullah saww yang memiliki derajat keimanan yang paling tinggi di antara semua makhluq pun selalu menangis di hadapan Ilahi agar jangan sampai sekejap pun ditinggalkan oleh Allah swt.
Mengenai keimanan manusia dalam riwayat disebutkan bahwa kelak di akhir zaman nanti seseorang akan keluar dari rumahnya dengan keimanan dan kembali ke rumahnya tanpa iman.

Imam Ali as dalam sebuah riwayatnya mengatakan “jalan di dunia ini hanya sementara dan betapa panjangnya jalan akhirat, fikirkanlah apa yang sudah kalian lewati dan gantilah, ketahuilah nilai hari ni niscaya kalian akan disibukkan oleh perbuatan baik.”


696383

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar