خبرگزاری شبستان

الجمعة ٥ شعبان ١٤٣٩

Friday, April 20, 2018

Headline Berita

Mengapa Imam Husain as Disebut “Misbahul Huda dan Safinatu An-najah”

SHABESTAN – Imam Husain as adalah teladan bagi orang-orang yang muak dan lelah dengan kezhaliman dan kerusakan, Imam Husain as adalah manifestasi dari perang terhadap kezhaliman dan kejahatan.

Waktu :   3/19/2018 9:15:35 PM ID Berita : 31816

Keutamaan dan Amalan Bulan Rajab
SHABESTAN – Imam Musa bin Ja’far as berkata “Barangsiapa puasa sehari saja di bulan Rajab, ia akan terjauhkan dari neraka selama satu tahun. Barangsiapa puasa tiga hari, ia berhak mendapatkan surga.”

Shabestan News Agency, saat menjelaskan tentang keutamaan dan amalan bulan Rajab, Al-marhum Syaikh Abbas Qomi dalam kitab doanya “Mafatih Al-Jinan” menuliskan:

Bulan Rajab, Sya’ban dan Ramadhan adalah di antara bulan yang memiliki kemuliaan, sebagaimana banyak riwayat yang menjelaskan tentang keagungan bulan-bulan tersebut. Rasulullah saww berkata “Sesungguhnya Rajab adalah bulan Allah yang agung. Kemuliaan dan keutamaannya tidak tersaingi oleh bulan-bulan lainnya. Di bulan ini diharamkan berperang dengan orang kafir. Adapun Sya’ban, itu adalah bulanku, sedangkan Ramadhan adalah bulan umatku. Maka barang siapa yang berpuasa sehari saja di bulan Rajab, ia akan mendapatkan keridhaan Allah yang sangat besar dan jauh dari kemurkaan-Nya serta tertutup baginya salah satu pintu neraka.”

Imam Musa bin Ja’far as berkata “Barangsiapa puasa sehari saja di bulan Rajab, ia akan terjauhkan dari neraka selama satu tahun. Barangsiapa puasa tiga hari, ia berhak mendapatkan surga.”

Imam Ja’far ash Shadiq berkata, “Rasulullah saw. bersabda, ‘Rajab adalah bulan pengampunan bagi umatku, maka perbanyaklah beristighfar di bulan ini, karena Ia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Bulan Rajab dijuluki dengan al Ashab (pelimpahan) karena pada bulan ini rahmat Allah dilimpahkan kepada umatku.. ‘”

Diriwayatkan pula dalam kitab Iqbal bahwa Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang mengerjakan salat dua rakaat pada malam pertama bulan Rajab setelah salat Isya dengan membaca pada rakaat pertama surah al Fatihah sekali, surah al Insyirah (Alam Nasyrah) sekali, dan surah al Ikhlas 3 kali. Kemudian pada rakaat kedua membaca surah al Fatihah, al Insyirah, al Ikhlas, al Falaq, dan an Nas masing-masing sekali. Kemudian setelah itu membaca La ilaha illallah (Tidak ada tuhan yang layak disembah kecuali Allah) sebanyak 30 kali, lalu bersalawat 30 kali, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan ia dihapuskan dari kesalahan-kesalahan bagai anak yang baru dilahirkan. … “


696657

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar