خبرگزاری شبستان

الجمعة ٥ شعبان ١٤٣٩

Friday, April 20, 2018

Headline Berita

Mengapa Imam Husain as Disebut “Misbahul Huda dan Safinatu An-najah”

SHABESTAN – Imam Husain as adalah teladan bagi orang-orang yang muak dan lelah dengan kezhaliman dan kerusakan, Imam Husain as adalah manifestasi dari perang terhadap kezhaliman dan kejahatan.

Waktu :   3/28/2018 7:25:32 PM ID Berita : 31840

Gerakan Budha “969” Ancam Warga Muslim Myanmar
SHABESTAN — Myanmar telah lama berubah menjadi pusat gelombang gerakan anti Islam. Benih gerakan anti Islam ini bisa ditemukan dalam slogan gerakan Budha “969”.

Ketiga angka tersebut memiliki arti yang sangat penting bagi para pengikut Budha Myanmar. Ketiga angka tersebut melambangkan 24 simbol penting: 9 simbol dimiliki oleh Lord Budha, 6 menunjukkan enam ajaran utama Budha, dan 9 tanda untuk para rahib.

 

Simbol-simbol tersebut akhirnya berubah menjadi simbol pemisahan etnis dan mengusung pesan “diskriminasi” serta “kekerasan”.

 

Pihak otoritas Myanmar pada masa kekuasaan Tin Sin juga pernah melakukan tindakan-tindakan tak senonoh yang mewakili sikap anti Islam di negara ini.

 

Siasat penguasa Myanmar yang meliputi pembersihan etnis muslim Rohingya hingga pemaksaan warga muslim supaya hanya memiliki 2 anak telah menyebabkan aksi protes Muslimin Myanmar.

 

Gerakan “969” dipimpin oleh Ashin Wirathu yang memiliki banyak pengikut di rumah ibadahnya yang terletak di Mandalay.

 

Dari sejak gerakan “969” tersebut disosialisasikan melalui media sosial, Ashin Wirathu dijuluki “Bin Laden Burma”.

 

Angka 969 bisa dilihat di berbagai titik Myanmar. Mulai dari taksi, vitrin toko, pepohonan, dan tempat-tempat lain yang bisa kita bayangkan.

 

Angka sangat penting bagi warga Myanmar. Akan tetapi, sekarang angka 969 telah berubah menjadi simbol kebencian sektarian dan alat pencuci otak kaum radikal.

 

[Sumber: Reuters]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar