خبرگزاری شبستان

الثلاثاء ١٣ صفر ١٤٤٠

Tuesday, October 23, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   4/19/2018 11:52:23 PM ID Berita : 32051

Mengapa Imam Husain as Disebut “Misbahul Huda dan Safinatu An-najah”
SHABESTAN – Imam Husain as adalah teladan bagi orang-orang yang muak dan lelah dengan kezhaliman dan kerusakan, Imam Husain as adalah manifestasi dari perang terhadap kezhaliman dan kejahatan.

Shabestan News Agency, menjelang tibanya hari bahagia yaitu kelahiran Imam Husain as, Hujjatul Islam Ali Amirkhani menjelaskan bahwa dalam kita bisa mengambil banyak pelajaran dari Imam Husain as, meskipun para Imam Makshum as merupakan cahaya yang satu namun karena Imam Husain as memiliki kekhususan tersendiri terutama dalam peristiwa Asyura maka Imam as memiliki kekhususan cahaya tersendiri.

Ia menambahkan, dalam hadits masyhur dari Rasulullah saww mengatakan “Husain adalah cahaya petunjuk dan kapal penyelamat,” dari hadits ini kita bisa memahami bahwa Imam Husain as merupakan teladan bagi siapapun bagi mereka para pencari hidayah dan keadilan bahkan non-muslim sekalipun. Karena Imam Husain as adalah teladan bagi orang-orang yang lelah dengan kezhaliman dan kerusakan, Imam Husain as adalah manifestasi dari perang terhadap kezhaliman dan kejahatan.

Imam Husain as juga memiliki dua sisi, yang pertama beliau as sebagai “Misbahul Huda” yakni penerang jalan bagi seluruh manusia supaya mereka bisa memilih jalan yang terang di antara sumur-sumur yang gelap, dan bisa menjauh dari Islam Umawi dan datang mengikuti Islam Alawi, dan sisi yang lainnya ialah “Safinah An-Najah” yakni orang-orang yang berlindung dari pergolakan dunia kemudian menaiki kapal Imam Husain as akan selamat darinya.

Imam Ja’far As-Shadiq as menjelaskan tentang cara untuk mendapatkan makrifat dari Imam Husain as, yang pertama ialah harus menerimanya sebagai Imam, yang kedua ialah mentaati Imam Husain as dengan ketaatan yang muthlaq, yakni meyakini bahwa mentaati Imam as adalah wajib, sebagaimana ketaatan yang dilakukan oleh Abu Fadhl Abbas as sehinnga ia bisa sampai pada maqam yang tinggi, demikian jelas Hujjatul Islam Amirkhani.


700080

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar