خبرگزاری شبستان

الخميس ٥ ذو الحجّة ١٤٣٩

Thursday, August 16, 2018

Waktu :   4/24/2018 6:57:32 PM ID Berita : 32109

Kekerasan Terhadap Warga Muslim Kulit Hitam AS Meningkat
SHABESTAN — Menurut pengakuan seorang dosen di Universitas Michigan Amerika Serikat, aksi kekerasan yang dilakukan oleh polisi Amerika terhadap warga kulit hitam merupakan sebuah bentuk kontrol etnis. Aksi-aksi ini berlandaskan pada prinsip bahwa warga kulit hitam lebih rendah dibandingkan dengan manusia atau bahkan sama sekali bukan manusia.

Klip video dan tidak sedikit laporan tentang aksi pihak kepolisian Amerika dalam memperlakukan warga kulit hitam merupakan sebuah realita pahit bagi warga kulit hitam muslim dan nonmuslim di negara ini.

 

Beberapa waktu lalu, terjadi penangkapan terhadap dua orang kulit hitam di kawasan Starbucks yang sedang asyik duduk di sebuah coffee shop. Tak ayal lagi, aksi penangkapan ini menuai unjuk rasa di Philadelphia.

 

Kedua orang kulit hitam itu sedang menunggu kedatangan teman mereka. Akan tetapi, pihak manajer coffee shop langsung menelpon polisi untuk menangkap mereka dengan alasan bahwa mereka tidak segera menyampaikan pesanan.

 

Beberapa hari lalu, sebuah klip video juga menunjukkan seorang kulit hitam sedang dikepung oleh 6 orang personel polisi.

 

Semua ini menunjukkan bahwa polisi telah berubah menjadi alat untuk menakut-takuti warga kulit hitam. Tidak jarang masalah ini menimbulkan efek-efek yang mematikan.

 

Dengan menyaksikan realita pahit ini, warga kulit hitam sudah tidak memiliki kepercayaan lagi kepada pihak kepolisian Amerika.

 

[Sumber: About Islam]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar