خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٩ رمضان ١٤٣٩

Wednesday, May 23, 2018

Waktu :   4/26/2018 8:21:01 PM ID Berita : 32144

Aksi Rasis Anti Muslim di Amerika dan Austria Meningkat
SHABESTAN — Dua lembaga Islam di Amerika Austri mengeluarkan dua laporan secara terpisah dan menegaskan bahwa aksi-aksi rasis anti Muslim di dua negara ini semakin meningkat.

“Aksi kebencian anti muslim di Amerika pada tahun 2017 lalu meningkat sebesar 15 dibandingkan dengan tahun lalu,” tulis Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR).

 

CAIR mencatat sebanyak 300 tindak kriminal yang terjadi atas warga muslimi di sepanjang tahun lalu. Sementara itu, pada tahun 2016, tindak kriminal hanya tercatat sebanyak 260 kasus.

 

Serangan terhadap seorang muslim di New York yang dilakukan oleh orang tak dikenal pada bulan Juni lalu dan pembakaran sebuah restoran milik sebuah keluarga muslim pada bulan November lalu merupakan dua contoh kasus yang dilakukan oleh kalangan radikal di Amerika.

 

Menurut CAIR, peningkatan angka tindak kriminal ini kembali kepada kebijakan baru Donald Trump, terutama setelah pembatasan imigrasi muslim diberlakukan.

 

Warga muslim, menurut laporan CAIR, selalu menjadi sasaran serangan keras Donald Trump.

 

“Tindakan permusuhan yang belum pernah terjadi sebelum ini bersumber dari permusuhan yang dilakukan oleh para petinggi Amerika terhadap warga minoritas,” ujar CAIR.

 

Sementara itu, Pusat Dokumentasi Austria juga menurunkan laporan resmi dengan judul “laporan rasisme anti muslim pada tahun 2017”. Pada tahun 2017 lalu, 309 kasus serangan rasis terjadi. Sementara itu, pada tahun 2016 hanya terjadi 253 kasus.

 

[Sumber: Asrar Media]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar