خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٩ رمضان ١٤٣٩

Wednesday, May 23, 2018

Waktu :   5/14/2018 11:25:23 PM ID Berita : 32234

“Trump” Tunjukan Wajah Asli Amerika
SHABESTAN – Republik Islam Iran selalu mentaati undang-undang dan peraturan Internasional, dan selalu berpegang pada perjanjian Internasional. Namun Amerika dengan melanggar perjanjian serta mengabaikan perjanjian JCPOA pada hakikatnya mereka telah menunjukan kekalahan mereka.

Shabestan News Agency, Terkait dengan masalah perjanjian nuklir salah seorang dosen di Universitas Azad Zanjan, Husain Muhammadi menjelaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran sejak awal perundingan tidak pernah percaya pada sifat pejabat-pejabat Amerika, dimana berulang kali Rahbar menyinggung masalah ini.

Ia menambahkan, terkait dengan pembahasan nuklir dan pembahasan lainnya terutama pembahasan Republik Islam Iran, tidak ada masalah serius dari orang-orang Amerika sendiri, dengan begitu semua yang mereka katakan hanyalah alasan semata, karena alasan sesunggunya ialah permusuhan dan dendam yang mereka miliki terhadap bangsa Iran.

Apa yang Trump lakukan telah menunjukan wajah aslinya bahkan hal tersebut sama dengan menelanjangi negaranya sendiri.

Republik Islam Iran selalu mentaati undang-undang dan peraturan Internasional, dan selalu berpegang pada perjanjian Internasional. Namun Amerika dengan melanggar perjanjian serta mengabaikan perjanjian JCPOA pada hakikatnya mereka telah menunjukan kekalahan mereka.

Sebagai tambahan, mengenai sikap Amerika ini Pemimpin Revolusi Islam beberapa waktu lalu menyatakan bahwa JCPOA telah menunjukkan bahwa jalur kemajuan dan perbaikan bagi kondisi kehidupan masyarakat adalah perhatian kepada (masalah) internal, bukan kepada musuh-musuh yang terus-menerus menciptakan hambatan terhadap Republik Islam Iran di kawasan dan dunia.”

 Rahbar juga menyinggung pengalaman rakyat Iran terkait perilaku AS berkaitan dengan JCPOA. Beliau menuturkan, mereka mengatakan "Kemarilah dan kita berunding tentang persoalan di kawasan…" Namun pengalaman JCPOA mengatakan kepada kita bahwa tawaran itu adalah racun yang mematikan, di mana dalam isu apapun, perkataan para pejabat AS tidak dapat dipercaya.


705230

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar