خبرگزاری شبستان

الثلاثاء ٣ ذو الحجّة ١٤٣٩

Tuesday, August 14, 2018

Headline Berita

Imam Zaman afs Beri Ketenangan dan Keamanan bagi Penduduk Bumi

SHABESTAN – Imam Sajjad as berkata “kami adalah yang memberikan keamanan kepada penduduk bumi sebagaimana halnya bintang-bintang yang memberikan keamanan kepada penduduk langit, dan Allah swt menjaga langit ini karena kami, dan jika tidak ada di atas bumi ini maka bumi dan juga penduduknya akan binasa.”

Waktu :   5/16/2018 12:04:40 AM ID Berita : 32244

Harapan, Dasar Utama Pemahaman Intizhar
SHABESTAN – Kemunculan Imam Zaman afs akan terealisasi saat dimana orang-orang berputus asa dari keadaan yang ada, dalam arti tidak ada harapan lain selain kemunculan Imam afs.

Shabestan News Agency, Berkenaan dengan pemahaman Intizhar, Hujjatul Islam Hasan Shani’i menjelaskan bahwa yang utama dari pemahaman Intizhar dan keutamaannya ialah harapan, dimana di era sekarang ini yang harus kita perhatikan ialah semangat ahrapan dan upaya kita dalam menguatkan semangat ini kepada para generasi muda, sebagaimana berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an dan riwayat Ahlul Bait as bahwasanya paling besarnya dosa ialah putus ada dari rahmat Allah swt.

Kemunculan Imam Zaman afs akan terealisasi saat dimana orang-orang berputus asa dari keadaan yang ada, dalam arti tidak ada harapan lain selain kemunculan Imam afs.

Sangat disayangkan jika pada saat ini kita tidak mengenal makna sejati dari penantian Imam Zaman afs, harus tidak ada langkah apapun yang kita lakukan untuk mempersiapkan kemunculan Imam afs.

Di dalam riwayat yang sangat masyhur disebutkan bahwa sebaik-baiknya amal ialah Intizhar Al-faraj, atau dalam hadits lainnya juga disebutkan bahwa sebaik-baiknya jihad ialah Intizhar Al-faraj.
Dari dua riwayat ini bisa disimpulkan bahwa sebab yang menjadikan kita berharap pada Mahdawiyat ialah bahwa kemunculan Imam Mahdi afs akan menyelesaikan segala permasalahan dan menyelamatkan dunia ini.

Sebagai tambahan, barang siapa yang dalam kehidupannya terdapat Intizhar dan harapan, akan tetapi kehidupan dengan harapan-harapan, karena jika harapan-harapan tersebut padam maka orang-orang tidak lagi melakukan kewajibannya.


705498

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar