خبرگزاری شبستان

الاثنين ٩ ذو الحجّة ١٤٣٩

Monday, August 20, 2018

Waktu :   5/18/2018 11:30:49 PM ID Berita : 32253

Doa Berarti Menyambut Seruan Ilahi
SHABESTAN – Al-Qur’an Karim berkata kepada manusia agar mendapatkan kedudukan Asma Ilahi, sebagai misal dalam surat Ar-rahman disebutkan beberapa nikmat dan pada akhir ayatnya menyebutkan tentang berkah dari Asma Ilahi.

Shabestan News Agency, berkenaan dengan kedudukan dan kemuliaan doa, Dr. Ghulam Ridha menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an disebutkan “berdoalah kepada-Ku maka aku akan mengabulkannya,” hikmah yang terdapat di dalam Al-Qur’an sangatlah sempurna, dimana di dalam Al-Qur’an banyak ayat yang menjelaskan tentang doa.

Ia menambahkan, para orang-orang bijak menilai bahwa alam ini adalah alam yang besar sementara manusia adalah alam yang kecil, akan tetapi para auliya Ilahi memiliki pandangan sebaliknya, dimana mereka menilai bahwa manusia adalah alam yang besar, karena manusia merupakan manifestasi dari asma’ ilahi.

Saat menciptakan manusia para malaikat bertanya mengapa menciptakan makhluq yang suka merusak dan menumpahkan darah, kemudian Allah swt secara langsung mengajarkan Asma Ilahi kepada nabi Adam as dan para malaikat, dan nabi Adam as bisa memahaminya dengan baik namun para malaikat tidak dapat memahaminya dan oleh sebab itu para malaikat bersujud kepada nabi Adam as.

Al-Qur’an Karim berkata kepada manusia agar mendapatkan kedudukan Asma Ilahi, sebagai misal dalam surat Ar-rahman disebutkan beberapa nikmat dan pada akhir ayatnya menyebutkan tentang berkah dari Asma Ilahi.

Membaca doa merupakan ucapan untuk menyambut seruan Ilahi, dimana dalam hal ini orang-orang arif terbagi menjadi dua, yang pertama ialah mereka yang berdoa dan yang kedua ialah yang tidak berdoa namun keduanya adalah hal yang sempurna, mereka yang tidak berdoa ialah orang-orang yang pasrah dan tunduk atas qadha dan qadr Ilahi sehingga mereka tidak berdoa untuk merubahnya.

 

705917

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar