خبرگزاری شبستان

الثلاثاء ١٣ صفر ١٤٤٠

Tuesday, October 23, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   6/8/2018 5:07:00 PM ID Berita : 32503

Peringatan Hari Pancasila Serukan Tolak Ideologi Selain Pancasila
SHABESTAN — Komunitas Jangan Sekali-sekali Melupakan Sejarah atau Jas Merah menggelar Peringatan 73 Tahun Pancasila dan 117 tahun Proklamator Kemerdekaan Soekarno, di Kantor Pos Besar Kebon Rojo, Surabaya, Rabu (6/6/2018). Peringatan ini juga ditandai pameran arsip nasional dan perangko Bung Karno, yang diharapkan dapat mengingatkan generasi muda masa kini terhadap sejarah bangsa.

Peringatan 73 tahun Pancasila dan 117 tahun Bung Karno, mengangkat tema Keberagaman dan Toleransi. Perwakilan Komunitas Jas Merah selaku penyelenggara acara, Rieke Diah Pitaloka, mengatakan pameran Arsip Nasional Bung Karno sebagai Bapak Bangsa bertujuan untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme yang didasari oleh nilai-nilai Pancasila.

Peringatan digelar di Kantor Pos Besar Kebon Rojo, Surabaya, yang merupakan bekas sekolah Bung Karno pada masa remaja, diharapkan menumbuhkan semangat patriotisme generasi muda masa kini, yang menghargai dan menghormarti keberagaman.

“Kami kebetulan mewakili komunitas Jas Merah, jangan sekali-sekali melupakan sejarah. Alhamdulillah hari didukung penuh oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) dan PT. Pos Indonesia, mengadakan Peringan 73 Tahun Pancasila dan 117 Tahun Bung Karno, di sekolah Soekarno dulu," kata Rieke Diah Pitaloka, perwakilan Komunitas Jas Merah.

"Beliau sekolah di sini, di gedung ini HBS, 1915 sampai 1920. Dan mudah-mudahan spirit gotong royong dari Pancasila, kebersamaan, toleransi, bisa terus dihidupkan, kembali hidup, terus hidup dari Surabaya,” kata Rieke menambahkan.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengungkapkan, Surabaya patut berbangga menjadi tempat kelahiran dan tempat belajar tokoh bangsa dan dunia, yaitu penggali Pancasila sekaligus Presiden pertama Indonesia, Soekarno.

Tragedi bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya pertengahan Mei yang lalu, menurut Risma, merupakan ujian terhadap Pancasila sebagai ideologi serta dasar negara Indonesia.

“Saya senang ya, di Surabaya ini lahir tokoh, bukan hanya tokoh Indonesia tapi tokoh dunia, dan kemudian kita peringati hari ini. Dan ini pas di Hari Lahir Bung Karno maupun di hari Lahir Pancasila, Surabaya diuji. Sebetulnya kalau mau ditilik adalah itu ujian terhadap keyakinan kita terhadap Pancasila. Kepercayaan kita, sebagai falsafah Pancasila, itu kita diuji,” kata Wali Kota Risma.

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, Ahmad Basarah mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila harus terus digelorakan terutama bagi generasi muda, agar lebih mencintai falsafah hidup yang digali dari dalam diri bangsa Indonesia, dibanding ideologi dan nilai-nilai dari luar bangsa Indonesia.

Basarah menegaskan bahwa Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara Indonesia, jauh lebih baik bagi masyarakat Indonesia yang bhinneka, dibandingkan ideologi lain dari luar seperti komunis, liberalis, maupun khilafah yang akhir-akhir ini terus dimunculkan oleh sejumlah kelompok di masyarakat.

“Inilah cara kita untuk melawan lupa dari upaya untuk membuat bangsa Indonesia mengalami amnesia sejarah, amnesia kepada sejarah ideologinya, amnesia terhadap sejarah tokoh-tokoh bangsanya," kata Ahmad.

"Jadi tidak bisa generasi muda itu menerima Pancasila taken for granted, tanpa ada upaya dari kita untuk terus menggelorakan Pancasila, sehingga oleh karena itu apa yang dilakukan hari ini memperingati 73 Tahun Pancasila, memperingati 117 Tahun lahirnya Penggali Pancasila, adalah upaya kita semua untuk menjaga memori kolektif bangsa Indonesia untuk melawan lupa.”

[Sumber: VOA Indonesia]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar