خبرگزاری شبستان

الجمعة ٩ شوّال ١٤٣٩

Friday, June 22, 2018

Headline Berita

Melawan Kerusakan di Masyarakat dengan Nilai-nilai Islam

SHABESTAN – Selain itu nilai-nilai agama dan Islam juga harus dijelaskan di kalangan generasi muda untuk melindungi mereka dari kerusakan sosial dan serangan-serangan yang dilancarkan musuh. Mengkampanyekan gaya hidup Islami dapat menjamin masyarakat agar tidak terjadi kerusakan di dalamnya.

Waktu :   6/9/2018 1:47:13 PM ID Berita : 32528

Amerika dan Israel Sudah Termaginalkan
SHABESTAN — Ritual ibadah politik salat Jumat kota Qom kemarin dipimpin oleh Ayatullah Husaini Busyehri.

Dalam khutbah Jumat kali ini, Ayatullah Husaini Busyehri mengingatkan kita supaya memanfaatkan hari-hari di bulan Ramadhan yang masih tersisa ini.

 

“Kita menyaksikan kehadiran seluruh rakyat Iran dalam menggelar malam-malam Lailatul Qadr. Kami sangat berterima kasih kepada para panitia penyelenggara ritual maknawiah ini,” tukas Ayatullah Busyehri.

 

Ketika menyinggung krisis Palestina, Ayatullah Husaini Busyehri mengingatkan, “Sudah tujuh dasawarsa berlalu dari krisis Palestina yang mengenaskan ini. Tanah air Palestina dijajah dan diinjak-injak oleh musuh Islam.”

 

Ayatullah Husaini Busyehri menegaskan, “Faktor utama malapetaka mengerikan ini adalah Inggris dan beberapa negara imperialis. Mereka saling bergandengan tangan menciptakan petaka ini.”

 

“Sangat disayangkan, lembaga-lembaga internasional hanya bungkam seribu bahasa. Pada tahun-tahun pertama, beberapa negara Arab ingin melakukan tindakan. Akan tetapi, tidak berhasil. Dan malah sebagian dari tanah mereka harus rela dirampas,” tukas Ayatullah Husaini Busyehri.

 

Setelah Revolusi Islam Iran menang, lanjut penjelasan Ayatullah Husaini Busyehri, perjuangan rakyat kembali membara. Kedutaan Israel di Tehran ditutup, dan Imam Khomeini ra menegaskan supaya kanker dunia ini harus dilenyapkan. Beliau pun menggelar Harid Quds Dunia.

 

“Sekalipun cuaca sangat panas, rakyat Iran masih bersedia hadir di medan dan meneriakkan slogan mampus Amerika dan mampus Israel. Mereka ingin menegaskan kepada Donald Trump masih tetap setiap terhadap cita-cita mereka,” tukas Ayatullah Busyehri.

 

Ayatullah Busyehri menukaskan, “Kita semua menyaksikan bagaimana Amerika sendirian dalam rapat Dewan Keamanan PBB. Ini membuktikan bahwa rezim ini sudah termaginalkan di dunia.”

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar