خبرگزاری شبستان

الاثنين ١٤ المحرّم ١٤٤٠

Monday, September 24, 2018

Headline Berita

Upaya Amerika dan Zionis untuk Memudarkan Ziarah Arba’in Husaini

SHABESTAN – Perjalanan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia untuk memperingati Arba’in Husaini ini lebih dahsyat dari bom-bom atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima untuk menghancurkan dan melenyapkan imperialis dunia, rezim zionis Israel, Arab Saudi, Amerika dan para sekutu mereka.

Waktu :   7/10/2018 11:06:29 PM ID Berita : 32935

Dengan Ilmu, Imam Shadiq as Hadapi Politik Penguasa
SHABESTAN – Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa metode dan pergerakan Imam Shadiq as untuk menghadapi kebijakan politik para pengausa Umawi dan Abbasi dengan ilmu.

Shabestan News Agency, Berkaitan dengan kebangkitan pemikiran budaya yang didasari ilmu oleh Imam Shadiq as di tengah masyarakat saat itu, Hujjatul Islam Abdul Karim menjelaskan bahwa imamah Imam Shadiq as sezaman dengan masa-masa terakhir khilafah Umawi dan awal-awal khilafah Abbasi.

Pada masa dua khalifah Abbasi Saffah dan Manshur Dawaniqi karena perebutan kekuasaan antara mereka berdua maka Imam Shadiq as mengambil alih kepemimpinan keilmuan atas masyarakat, dan dengan metode yang berbeda Imam as melaksanakan tugasnya di antaranya ialah mendirikan madrasah Ilmu Jakfari.

Salah satu metode terpenting Imam as ialah mendidik murid-murid yang dengannya Imam as mampu menyampaikan pemikiran Ilahi kepada para pembesar kala itu.

Melalui madrasah tersebut Imam as mampu mentransfer berbagai macam ilmu kepada para murid-muridnya, yang di antaranya ialah kalam, akhlaq, irfan, hadits, fiqih, tafsir, ilmu kimia, psikologi, biologi, sastra dan politik. Dan banyak kitab yang ditulis berhubungan dengan ilmu-ilmu tersebut.

Disebutkan bahwasanya dalam madrasah Imam Shadiq as dihadiri oleh empat ribu orang yang belajar di bawah Imam as, bahkan di antara ribuan murid ini ada yang menjadi murid-murid khusus Imam as yang di antaranya ialah Zararah bin A’yan yang merupakan ahli fiqih, Hisyam bin Salim yang menguasai ilmu imamah, dan lain sebagainya yang merupakan ahli di bidangnya masing-masing.

Dari sini bisa diambil kesimpulan bahwa metode dan pergerakan Imam Shadiq as untuk menghadapi kebijakan politik para pengausa Umawi dan Abbasi dengan ilmu, demikian jelasnya.


714646

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar