خبرگزاری شبستان

الثلاثاء ١٣ صفر ١٤٤٠

Tuesday, October 23, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   7/20/2018 8:31:25 PM ID Berita : 33068

Berkah Intizhar menurut Riwayat Imam Ridha as
SHABESTAN – Intizhar adalah suatu perbuatan, sebuah persiapan, sebuah motivasi yang kuat baik di dalam hati maupun di luarnya, Intizhar adalah sebuah semangat dan pergerakan yang tiada batasnya di dalam semua bidang.

Shabestan News Agency, Mahdawiyat, Intizhar, kegaiban dan kemunculan Imam Zaman afs merupakan salah satu di antara pembahasan yang disebutkan Imam Ali Ridha as di dalam riwayat-riwayatnya.

Imam Ridha as dalam sebuah riwayatnya mengatakan “Imam adalah air tawar bagi orang-orang yang haus dan pemimpin yang memberikan hidayah, dan penyelamat manusia dari kebinasaan, Imam adalah api yang menyala di atas bukit yang memberikan petunjuk, dan penghangat orang yang kedinginan serta penujuk jalan orang yang tersesat yang barang siapa berpisah darinya maka akan binasa, Imam adalah mata air yang mengalir dan pemberi keberkahan.”

Saat ini kita semua sedang menanti kemunculan Imam Zaman afs, yakni kita menanti pemerintahan yang membawa keadilan secara menyeluruh dan melenyapkan kezhaliman serta kerusakan yang telah menguasai manusia saat ini.

Intizhar al-Faraj merupakan sebaik-baiknya amal, karena sudah jelas bahwa intizhar merupakan suatu perbuatan dan bukan berpangku tangan, jangan sampai salah dalam masalah ini dimana banyak yang berfikiran bahwa dengan berpangku tangan dan menanti sampai datangnya sesuatu yang akan terjadi.

Intizhar adalah suatu perbuatan, sebuah persiapan, sebuah motivasi yang kuat baik di dalam hati maupun di luarnya, Intizhar adalah sebuah semangat dan pergerakan yang tiada batasnya di dalam semua bidang.

Sementara mengenai dirinya, Imam Zaman afs berkata “mengambil manfaat dariku pada masa kegaibanku seperti halnya matahari dimana waktu matahari berada di balik awan sekalipun makhluq di bumi tetap dapat mengambil manfaat darinya, begitu juga denganku meskipun aku berada di balik kegaiban.”


716634

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar