خبرگزاری شبستان

الأربعاء ٦ ربيع الأوّل ١٤٤٠

Wednesday, November 14, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   8/16/2018 11:05:56 AM ID Berita : 33413

Nasrallah: Tentara Hizbullah Jauh Lebih Kuat dari Israel
SHABESTAN — Pemimpin Hizbullah Sayyed Hassan Nasrallah mengatakan dalam pidatonya pada hari Selasa (14/08) bahwa tentara gerakan perlawanan Hizbullah saat ini “lebih kuat dari tentara Israel”, menyarankan Perdana Menteri- Saad Hariri untuk mengevaluasi kembali sikapnya pada hubungan Libanon-Suriah.

“Kita akan segera menang dari perang besar di wilayah kita ini,” kata Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi, menandai perang Juli 2006 dengan Israel, yang dikutip Naharnet.

“Peristiwa tujuh tahun terakhir telah menjadi ‘perang Juli yang lebih besar’ yang ditujukan untuk mencapai tujuan yang sama. Sama seperti saat kita menang dalam perang Juli, (kali ini) poros perlawanan akan segera muncul sebagai pemenang juga, ”kata Nasrallah, mengacu terutama pada konflik di Suriah.

Baca: Sekjen Hizbullah: Hashd Al-Shaabi akan Balas Serangan di Deir Ezzor

“Hizbullah mungkin bukan tentara terkuat di Timur Tengah tetapi jelas lebih kuat dari tentara Israel.” tegas Nasrullah menjawab pernyataan yang dikeluarkan oleh seorang perwira Israel yang dilaporkan mengatakan bahwa Hizbullah telah menjadi tentara terkuat kedua di kawasan.

“Karena kami memiliki keyakinan lebih kuat pada tujuan kami dan keinginan yang lebih besar untuk berkorban,” jelasnya.

Nasrallah juga tegas menyebut bahwa “gerakan perlawanan Lebanon dengan persenjataannya, personilnya, keahlian dan kemampuannya, jauh lebih kuat dari sebelumnya.”

“Musuh Israel, yang telah dikalahkan di Suriah, secara menyedihkan berusaha memaksakan kondisi di Suriah, tetapi ini tidak akan terjadi,” tambah kepala Hizbullah tersebut.

“Jangan biarkan siapa pun mengancam kita dengan perang. Jika ada yang ingin berperang, mereka dipersilakan untuk melakukannya. Kita siap untuk itu dan kita akan menang, ”tegasnya.

Baca: Sekjen Hizbullah ke Israel: Kembali ke Tempat Kalian atau Perang Besar akan Bebaskan Seluruh Palestina

Beralih ke situasi domestik, Nasrallah menyerukan untuk “menghindari protes jalanan” dan “menjaga keamanan di Lebanon,” sehubungan dengan krisis formasi pemerintah.

“Jika seseorang bertaruh pada perkembangan asing, maka mereka keliru,” tambahnya.

Mengomentari kata-kata yang disuarakan pada hari sebelumnya oleh Hariri, Nasrallah mengatakan bahwa beberapa pejabat Lebanon seharusnya tidak memaksakan penentangannya demi perkembangan regional.

Hariri sebelumnya mengumumkan bahwa pemerintah baru “tidak akan terbentuk” jika kamp pro-Damaskus “bersikeras memulihkan hubungan Lebanon-Suriah.”

“Jika yang lain bersikeras memulihkan hubungan Lebanon-Suriah dari pintu gerbang perbatasan Nassib yang dibuka kembali, maka pemerintahan tidak akan terbentuk,” kata Hariri dalam obrolan dengan wartawan, mengacu pada penyeberangan perbatasan penting di perbatasan Suriah-Yordania yang baru-baru ini direbut kembali oleh Damaskus.

“Saya tidak setuju dengan pemulihan hubungan Lebanon-Suriah dan ini tidak bisa dinegosiasikan,” tambah Hariri.

[Sumber: ARN]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar