خبرگزاری شبستان

الأحد ١٣ المحرّم ١٤٤٠

Sunday, September 23, 2018

Headline Berita

Upaya Amerika dan Zionis untuk Memudarkan Ziarah Arba’in Husaini

SHABESTAN – Perjalanan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia untuk memperingati Arba’in Husaini ini lebih dahsyat dari bom-bom atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima untuk menghancurkan dan melenyapkan imperialis dunia, rezim zionis Israel, Arab Saudi, Amerika dan para sekutu mereka.

Waktu :   8/19/2018 9:02:24 PM ID Berita : 33441

Setelah ISIS Musnah, Pasukan AS Masih Ingin Menetap di Iraq
SHABESTAN — Juru bicara koalisi anti kelompok teroris ISIS pimpinan Amerika menegaskan bahwa pasukan militer Amerika Serikat masih akan menetap di Iraq sampai kapanpun diperlukan.

Menurut juru bicara koalisi Amerika tersebut dalam sebuah jumpa pers, keputusan tersebut diambil dalam rangka membantu mewujudkan stabilitas di kawasan-kawasan yang selama ini pernah dikuasai oleh ISIS.

 

“Sampai kapanpun yang kami anggap perlu, kami masih akan menahan pasukan kami di Iraq. Alasan utama keputusan ini adalah usaha untuk memelihara stabilitas. Untuk itu, sangat diperlukan kami masih menetap di negara ini,” ujar jubir tersebut.

 

Sekalipun demikian, lanjut jubir tersebut, jumlah personel militer Amerika Serikat di Iraq masih bisa dikurangi.

 

Sampai saat ini, personel militer Amerika di Iraq berjumlah sekitar 5.200 personel.

 

Para menteri pertahanan negara-negara anggota NATO telah sepakat pada bulan Februari lalu untuk mengemban tugas lebih besar dalam mendidik dan menjadi konsultan bagi pasukan Iraq.

 

Kesepakatan ini dicapai atas permintaan Amerika kepada koalisi internasional untuk membantu mewujudkan stabilitas Iraq setelah tiga tahun berperang melawan ISIS.

 

Pengurangan jumlah pasukan Amerika di Iraq mungkin saja dilakukan tergantung kapan pasukan NATO akan memasuki Iraq.

 

[Sumber: Reuters]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar