خبرگزاری شبستان

الأحد ١٣ المحرّم ١٤٤٠

Sunday, September 23, 2018

Headline Berita

Upaya Amerika dan Zionis untuk Memudarkan Ziarah Arba’in Husaini

SHABESTAN – Perjalanan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia untuk memperingati Arba’in Husaini ini lebih dahsyat dari bom-bom atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima untuk menghancurkan dan melenyapkan imperialis dunia, rezim zionis Israel, Arab Saudi, Amerika dan para sekutu mereka.

Waktu :   8/19/2018 9:48:51 PM ID Berita : 33444

ISIS dari Afrika hingga Barat
SHABESTAN — Kelompok teroris ISIS memang telah musnah di Iraq dan Suriah. Akan tetapi, ideologi buas kelompok masih hidup di Afrika dan sekarang sedang merambah Dunia Barat.

Sungguh sangat keliru apabila kita berpikiran bahwa ideologi ISIS juga ikut musnah setelah kelompok teroris ISIS berhasil dikalahkan di Iraq dan Suriah. ISIS belum mati. Kelompok ini sekarang sedang memperkokoh posisi di Afrika.

 

Majalah Economist memperingatkan kita tentang kebermunculan ISIS di Afrika.

 

Setelah Abu Bakar Baghdadi mengumumkan kekalahan ISIS di Masjid Raya Al-Nuri Mosul pada tanggal 29 Juni 2014 lalu, fase keberpencaran kelompok ini sudah dimulai.

 

Banyak personel ISIS yang telah melarikan diri dari Iraq dan Suriah. Sekarang mereka berada di Afrika, terutama di kawasan Sahil yang terletak di antara padang pasir besar Afrika dan Sawana Sudan.

 

Pembantaian yang dilakukan oleh ISIS di Afrika telah berhasil mengalahkan aksi yang dilakukan oleh ISIS di Iraq.

 

Tahun lalu, para militan ISIS telah membantai sekitar 10 ribu warga sipil. Anggota semi militer ISIS di Afrika juga sangat banyak. Untuk sekarang ini, sekitar 3.500 militan ISIS terdapat di Nigeria. Sebuah jumlah yang sangat lebih banyak dibandingkan dengan para militan ISIS yang sekarang ini berada di Iraq dan Suriah.

 

Ancaman ISIS untuk Barat memang hanya terbatas di kawasan pantai. Akan tetapi, lengan kelompok teroris ini sudah mencapai Dunia Barat.

 

Serangan 22 Mei 2017 di Manchester yang merenggut nyawa 23 orang dan serangan 19 Desember 2016 di Berlin yang merenggut nyawa 12 orang membuktikan pengaruh ISIS di Barat melalui jalur Afrika.

 

[Sumber: Aleteia]

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar