خبرگزاری شبستان

الأحد ١٣ المحرّم ١٤٤٠

Sunday, September 23, 2018

Headline Berita

Upaya Amerika dan Zionis untuk Memudarkan Ziarah Arba’in Husaini

SHABESTAN – Perjalanan jutaan manusia dari berbagai belahan dunia untuk memperingati Arba’in Husaini ini lebih dahsyat dari bom-bom atom yang dijatuhkan Amerika di Hiroshima untuk menghancurkan dan melenyapkan imperialis dunia, rezim zionis Israel, Arab Saudi, Amerika dan para sekutu mereka.

Waktu :   8/22/2018 7:05:24 PM ID Berita : 33478

Falsafah Membaca Doa Nudbah di Hari Raya Idul Adha
SHABESTAN – Oleh karena itu doa ini disebut dengan Nudbah karena kesedihan kita akan kegaiban Imam Zaman afs, dan oleh sebab itu juga pada puncak penghambaan di hari Idul Adha doa Nudbah merupakan doa untuk mengingat Imam bahwasanya ia bagaikan Ka’bah yang harus ditawafi dan ditaati.

Shabestan News Agency, Hari raya Idul Adha merupakan salah satu di antara empat hari raya yang agung di sisi Allah swt dan juga salah satu kesempatan yang sanga baik untuk akrab dan berhubungan dengan Imam Zaman afs, sehingga dengan berkah hari ray ayang agung ini kita selalu berada di jalan Intizhar dan semakin mendekatkan kemunculan Imam afs.

Mengenai hubungan membaca doa Nudbah dengan Imam Zaman afs, Hujjatul Islam Qasem Khanjani menjelaskan bahwa falsafah membaca doa Nudbah di hari raya Idul Adha ialah dari sisi bahwa jika saat itu Imam afs hadir di tengah kita dan kita memiliki hubungan langsung dengannya maka kita bisa memanfaatkan cahaya wujud suci Imam Zaman afs.

Oleh karena itu doa ini disebut dengan Nudbah karena kesedihan kita akan kegaiban Imam Zaman afs, dan oleh sebab itu juga pada puncak penghambaan di hari Idul Adha doa Nudbah merupakan doa untuk mengingat Imam bahwasanya ia bagaikan Ka’bah yang harus ditawafi dan ditaati.

Dalam doa Nudbah juga memaparkan tentang gelombang cinta kepada kebenaran, sebagaimana disebutkan “Oh, di manakah gerangan tempat kau berada? Tanah dan bumi manakah tempat kau berpijak? Radhawa-kah ia atau lainnya atau mungkin pula di bukit Thuwa? Sungguh berat rasanya bagiku melihat manusia-manusia, sedang engkau tak terlihat olehku, dan tak kudengar bisikan maupun rintihanmu. Sungguh berat penderitaanku atas segala musibah yang menimpamu, sedang rintihan dan ratapanku tak berguna bagimu.

Penanti Imam Zaman afs adalah para pecinta haq, mereka tidak hanya melihat cinta sebagai pengantar untuk mencapai kebahagiaan, namun lebih dari itu yang mereka lihat adalah keindahan.


723251

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar