خبرگزاری شبستان

السبت ١٠ صفر ١٤٤٠

Saturday, October 20, 2018

Headline Berita

Ahlul Bait as Penunjuk Jalan di Dunia Ini

SHABESTAN – Dalam doa ke 42 di dalam Shahifah Sajjadiyah menjelaskan kepada kita jalan dan tujuan mana yang akan kita jalani yang kelak akan membawa manusia pada tujuan utama. Al-Qur’an dan Ahlul Bait as adalah penunjukan jalan di dunia ini, dimana Allah swt sudah menunjukan jalan ini sejak 14 abad silam.

Waktu :   9/17/2018 9:38:05 PM ID Berita : 33503

Persamaan Pembela Imam Mahdi afs dengan Ali Al-akbar as
SHABESTAN – Pembela Imam Mahdi afs juga memiliki kriteria seperti Ali Al-akbar as, yakni ketika manusia mengenal Imam Zamannya dengan baik maka jiwa dan raganya akan dikorbankan untuk membela Imamnya.

Shabestan News Agency, mengenai sirah dan kehidupan Ali Al-akbar bin Husain as, Hujjatul Islam Muhammad Shadiqi menjelaskan bahwa dalam sebuah riwayatnya Imam Baqir as berkata “kenalilah Imamah, jika kalian mengenalnya maka itu tidak ada ruginya bagi kalian, baik kemunculan Al-hujjah disegerakan ataupun diakhirkan.” Dengan demikian mengenal Imam sangatlah penting bagi pengikut Syi’ah.

Begitu juga Ali Al-akbar as yang mengenal dan memahami Imam Husain as tidak sebagai ayahnya, akan tetapi Ali Al-akbar as melihat Imam Husain as sebagai Imam dan pemimpin setelah Rasulullah saww, sehingga ia syahid bersama Imam as.

Disebutkan dalam riwayat bahwasanya saat Hur bin Yazid Ar-riyahi (sebelum berada di barisan Imam Husain as) memasuki Karbala dan kemudian menutup jalan Imam as, Ali Al-akbar as untuk melindungi Imamnya terlebih dahulu meminta izin dari Imam Husain as.

Lebih lanjut Hujjatul Islam Shadiqi menuturkan, pembela Imam Mahdi afs juga memiliki kriteria seperti Ali Al-akbar as, yakni ketika manusia mengenal Imam Zamannya dengan baik maka jiwa dan raganya akan dikorbankan untuk membela Imamnya.

Satu hal yang harus diperhatikan ialah bahwa Ali Al-akbar as dan anak keturunan Ahlul Bait as tidaklah Makshum, mereka seperti halnya sahabat-sahabat Imam Makshum as, meskipun kedudukan mereka sangatlah tinggi namun mereka mencapainya dengan makrifatnya.

Meskipun orang-orang seperti Zuhair, Habib, Muslim bin Ausajah dan yang lainnya mereka bisa melakukan kesalahan, namun mereka orang-orang yang mengenal Imam Zamannya dengan baik dan menyertainya dengan jiwa dan raganya.

Mengenai hal ini Imam Ridha as berkata ”Syi’ah adalah orang yang bergerak di belakang Imamnya dan berjalan dimana Imam berjalan.”


728270

Komentar

Name :
Email:(Opsional)
Komentar:
Kirim

Komentar