ID Berita : 33509
Waktu :    ۱۳۹۷/۷/۴ - ۲۰:۰۳

Sanksi Sepihak atas Iran, Terorisme Ekonomi
SHABESTAN – Perang ekonomi yang dilancarkan Amerika melalui sanksi-sanksi baru saja dimulai dan ini bukan hanya rakyat Iran saja yang menjadi sasarannya akan tetapi hal ini juga dirasakan beberapa negara lainnya. Namun Iran selama empat puluh tahun terakhir ini telah mampu melewati semua kesulitan dan tekanan sanksi dengan sangat baik.

Hal ini disampaikan Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani di sidang Majelis Umum PBB ke-73 di New York.
Rouhani menambahkan, Ketidakpedulian dan ketidakefektifan lembaga internasional merupakan ancaman bagi perdamaian dunia. Kekuatan otoriter adalah musuh perdamaian.
Pemerintah AS memiliki tekad ini dan akan merugikan lembaga-lembaga Internasional, lalu pemerintahan yang melanggar undang-undang dan peraturan internasional menginginkan dialog bilateral dengan Iran.

“lantas atas dasar apa Iran menandatangani kontrak baru dengan pemerintah pengingkar janji, seharusnya segala bentuk dialog harus menjaga kelanjutan resolusi Dewan Keamanan PBB no.2231, sebab berkaitan dengan nasib seluruh negara”, ujar Hassan Rouhani dalam pidatonya.

Presiden Rouhani juga menyebut bahwa sanksi sepihak dan tidak sah adalah bentuk terorisme ekonomi dan melanggar hak atas pembangunan suatu bangsa.
Perang ekonomi yang dilancarkan Amerika melalui sanksi-sanksi baru saja dimulai dan ini bukan hanya rakyat Iran saja yang menjadi sasarannya akan tetapi hal ini juga dirasakan beberapa negara lainnya. Namun Iran selama empat puluh tahun terakhir ini telah mampu melewati semua kesulitan dan tekanan sanksi dengan sangat baik, demikian jelas Hassan Rouhani.


729832